BerandaHits
Sabtu, 4 Nov 2022 13:08

Profil Lima Tokoh yang Akan Mendapat Gelar Pahlawan Nasional

Mahfud mengatakan Presiden Jokowi akan memberikan anugerah gelar Pahlawan Nasional di Istana Negara, Jakarta Pusat pada Senin (7/11). (BPMI)

Pada Senin (7/11/2022) di Istana Negara, Presiden Jokowi akan memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada lima tokoh yang berjasa bagi kemerdekaan Indonesia. Kamu penasaran dengan mereka? Ini dia profil kelima tokoh tersebut.

Inibaru.id - Ada lima nama yang bakal ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo menjadi Pahlawan Nasional baru. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan dianggap telah berjasa bagi Bangsa Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD dalam akun Twitternya.

Pemerintah akan anugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada lima putera pejuang dan pengisi kemerdekaan Indonesia. Kepada daerah-daerah dan institusi-institusi warisannya, dipersilakan melakukan tahniah (syukuran),” cuitnya pada Kamis (3/11/2022).

Mahfud mengatakan penganugerahan gelar Pahlawan Nasional itu bakal dilakukan oleh Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat pada Senin (7/11).

Lalu, siapakah kelima tokoh yang bakal ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional dan bagaimana profil mereka? Yuk kita simak satu per satu!

1. Dr dr HR Suharto dari Jawa Tengah

Suharto merupakan dokter pribadi dari Presiden Sukarno. Dia juga mendirikan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) yang menjadi cikal bakal lahirnya Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di seluruh Indonesia.

“Suharto juga ikut membangun department store syariah dan pembangunan Monumen Nasional serta Masjid Istiqlal dan pembangunan Rumah Sakit Jakarta. Dia juga salah seorang pendiri IDI (Ikatan Dokter Indonesia),” terang Mahfud.

2. Paku Alam VIII DIY

Semasa hidupnya, Paku Alam VIII atau Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) dinilai memiliki jasa besar terutama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dan dunia pendidikan di Tanah Air. Dilansir dari situs Perpustakaan Kulon Progo, salah satu upaya yang dilakukan Paku Alam VIII untuk kemajuan pendidikan bagi rakyat adalah pemberantasan buta huruf di Kadipaten Pakualaman.

3. dr R Rubini Natawisastra dari Kalimantan Barat

Rubini adalah salah satu sosok yang berjuang mengurangi angka kematian ibu dan anak akibat dukun beranak. (Antara/Dok. Ahli waris dr Rubini)

Semasa hidup, Rubini berkeinginan menurunkan angka kematian ibu dan anak saat persalinan yang kerap terjadi pada praktik bidan tradisional (dukun beranak). Rubini merupakan dokter lulusan STOVIA (School Tot Opleiding Van Inlandsche Artsen atau Sekolah Kedokteran Bumiputera) dan NIAS atau Nederlands Indische Artsen School (Surabaya).

4. H Salahuddin bin Talabuddin dari Maluku Utara

Semasa hidupnya Salahuddin kerap ditawan karena perjuangannya membela tanah air. (Dinsos Halmahera Tengah)

Salahuddin adalah tokoh yang memimpin pergerakan melawan penjajah di wilayah Maluku Utara. Dia berkali-kali ditawan pihak Belanda, dikurung, serta disiksa di penjara Sawahlunto, Nusakambangan hingga Boven Digul.

5.  KH Ahmad Sanusi dari Jawa Barat

Sanusi merupakan pendiri dari Al-Ittahadiyatul Islamiyah (AII), organisasi yang aktif bergerak dalam bidang pendidikan, sosial, dan ekonomi. Pada awalnya kependudukan Jepang di Indonesia, AII dibubarkan.

Sanusi kemudian mendirikan Persatuan Umat Islam Indonesia (PUII). Semasa hidup dia juga pernah menjabat sebagai anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1945.

Itulah sekilas profil dari lima tokoh yang bakal dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Jokowi. Kamu bisa mengenal lebih detail jasa dan kiprah mereka dengan datang ke daerah asalnya, Millens. (Siti Khatijah/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: