BerandaHits
Selasa, 9 Nov 2020 18:57

Pernah Ada Suatu Masa Ketika Mandi 2 Kali Sehari Itu Haram!

Ilustrasi: Perlengkapan mandi. (Shape Magazine)

Jika saat ini mandi dua kali adalah hal yang lazim, kamu harus tahu fakta bahwa orang Eropa pada abad pertengahan mandi hanya sekali dalam setahun. Mereka lebih senang tubuh mereka dipenuhi kutu karena dianggap sehat!

Inibaru.id – Bagi sebagian banyak orang, mandi sehari dua kali adalah hal yang lumrah. Namun, bagi orang Eropa pada zaman dahulu, mandi bukan merupakan hal yang biasa dilakukan sehari-hari. Hal ini berlaku pada orang-orang Eropa pada abad pertengahan.

Kamu pasti merinding jika mendengar faktanya! Orang-orang di Eropa kalangan tertentu pada abad pertengahan senang memelihara kutu di tubuhnya. Mereka meyakini bahwa kutu pada badan adalah indikator kesehatan. Pasalnya, mereka nggak menemukan kutu pada tubuh orang yang sakit.

Atas keyakinan inilah orang-orang Eropa jarang mandi, termasuk mengganti pakaian. Mereka biasanya mengganti pakaian sekali saja dalam setahun. Hm, kebayang kan berapa kutu yang ada di tubuh mereka?

Kebiasaan jarang mandi ini berlaku bagi seluruh kelas sosial, dari rakyat jelata hingga para bangsawan. Contohnya, adalah Ratu Isabel dari Spanyol. Pernah dikatakan bahwa sang ratu hanya mandi sebanyak dua kali selama hidupnya: saat dilahirkan dan akan menikah. Wah!

Pengaruh Gereja

Permandian romawi di Inggris. Dulu, permandian umum lazim digunakan semua orang. Namun, otoritas Kristen kemudian melarang permandian campur. (Wikimedia)

Sebelum abad pertengahan, permandian umum adalah suatu hal yang lazim. Orang-orang datang ke sana secara teratur untuk mandi. Namun, selama abad ke-4 dan ke-5, otoritas Kristen mengizinkan orang mandi untuk kebersihan dan kesehatan, tapi tidak untuk kesenangan.

Otoritas Kristen kala itu juga melarang perempuan pergi ke permandian umum campur. Akibat hal tersebut dan berbagai pembatasan yang akhirnya muncul, umat kristiani akhirnya dilarang mandi telanjang dan gereja nggak menyetujui pengampunan atas "kebiasaan buruk" ketika mandi ini.

Puncaknya, pada abad pertengahan, otoritas gereja menyatakan bahwa permandian umum menyebabkan percabulan, seks bebas, dan penyakit!

Mandi Dipercaya Menyebabkan Penyakit

Mereka percaya penyakit dapat masuk dari pori-pori. (Acilhow)

Salah satu perjanjian medis abad ke-16 menyebutkan bahwa mandi dengan air dapat menghangatkan tubuh. Namun, juga melemahkan organ dan memperlebar pori-pori. Atas hal ini, orang-orang di banyak bagian Eropa meyakini air dapat membawa penyakit yang masuk melalui pori-pori.

Nggak hanya itu, mereka juga percaya mandi dapat menyebabkan kematian karena infeksi yang masuk melalui pori-pori.

Kebiasaan jarang mandi ini perlahan luntur akibat kebijakan dari gereja yang mengharuskan jemaahnya datang dalam kondisi bersih. Namun, secara umum, orang Eropa mengetahui soal kebersihan dan bebas kutu setelah ditemukannya DDT (diklorodifeniltrikloroetana) yang dapat meghilangkan kutu.

Ehm, kamu termasuk yang suka mandi atau enggan nih, Millens! (Oke/IB27/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: