BerandaHits
Senin, 15 Mar 2026 13:25

Perbaikan Jalan Pasca-banjir Selesai, Jalur Semarang-Godong Kembali Normal

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat membuka kembali jalur Semarang-Godong pasca perbaikan. (Humas Jateng)

Pengoperasian kembali jalur Semarang-Godong ditandai dengan pembukaan blokade jalan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Inibaru.id — Perbaikan ruas jalan Semarang-Godong dan tanggul sungai Tuntang yang jebol di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, akhirnya tuntas. Ruas jalan tersebut sudah kembali dioperasikan tepat sepekan sebelum Lebaran 2026.

Pengoperasian kembali jalur tersebut yang ditandai dengan pembukaan blokade jalan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pada Jumat (13/3) lalu ini disambut dengan riang gembira oleh masyarakat setempat dan pengguna jalan.

"Alhamdulillah sudah jadi. Sudah lancar, tidak perlu berputar jauh lagi," ujar seorang pengendara sepeda motor yang melintas di depan Ahmad Luthfi tepat setelah pembukaan jalan.

Setali tiga uang, warga Desa Tinanding, Kecamatan Godong, yang terdampak langsung akibat tanggul jebol pada 15 Februari 2026 lalu juga menyambut antusias pembukaan operasional jalan dan tanggul sungai.

Sejak pagi mereka sudah berkerumun di lokasi ketika mendengar kabar Gubernur Ahmad Luthfi akan meninjau, sekaligus membuka secara resmi ruas jalan Semarang-Godong tersebut.

Antusiasme itu meledak ketika Ahmad Luthfi beserta rombongan tiba di lokasi. Sapaan hangat dan ucapan terima kasih seraya terucap dari para warga.

Salah seorang warga Tinanding, Yanti merasa lega dengan diselesaikannya perbaikan tanggul dan jalan di lokasi tersebut.

"Ayem, makplong (Tenang, lega). Tidak takut banjir lagi. Kemarin pas jebol itu airnya langsung masuk ke desa, ke rumah-rumah," ujarnya sembari menceritakan sedikit kejadian waktu tanggul jebol.

Melihat warga yang setia menunggu dan menyapa dengan penuh kehangatan, Ahmad Luthfi langsung menghampiri. Saat itu juga suasana pecah. Ada warga yang histeris sembari mengucapkan terima kasih, ada juga yang histeris sampai meneteskan air mata.

Luthfi pun mencoba menenangkan dengan sedikit melontarkan candaan bahkan memeluk warga dan berfoto bersama.

"Seneng napa mboten (Senang apa tidak)? Semoga tidak banjir lagi. Selamat berpuasa, sebentar lagi lebaran, semoga sejahtera semuanya," kata Ahmad Luthfi.

Dalam kesempatan itu, Luthfi mengatakan, ruas jalan Semarang-Godong tersebut sangat penting, karena menjadi jalur utama penghubung perekonomian, logistik, dan pergerakan masyarakat. Selama terputus, masyarakat harus mengambil jalan memutar yang sangat jauh.

"Ini menghubungkan Semarang, Demak, Purwodadi. Jadi sangat penting sekali, makanya kemarin saya minta harus cepat selesai. Targetnya, H-7 lebaran selesai dan ternyata bisa selesai," jelasnya.

Selain operasional jalan, pada kesempatan itu Luthfi juga berpesan kepada Pemerintah Kabupaten Grobogan dan Demak serta stakeholder terkait agar melakukan perawatan, terutama terkait tanggul sungai. Misalnya dengan melakukan penanaman pohon dan perawatan lainnya.

"Rawat tanggulnya, tanami pohon, di sekitar tanggul, terus masyarakat juga jangan buang sampah sembarangan," katanya. (Murjangkung/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: