BerandaHits
Jumat, 15 Agu 2024 08:45

Ombudsman Jateng: Tujuh OPD Pemkot Semarang Berikan Pelayanan Tidak Maksimal

Menurut Kepala Perwakilan Ombudsman Jawa Tengah Siti Farida, pelayanan publik yang tidak maksimal memengaruhi penilaian yang dimunculkan Ombudsman setiap tahun. (Istimewa)

Tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Semarang terindikasi memberikan pelayanan publik yang tidak maksimal. Temuan itu berdasarkan data banyak warga yang mengajukan pengaduan kasus yang tidak diproses dalam jangka waktu tertentu.

Inibaru.id - Perwakilan Ombudsman Jawa Tengah mencatat tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Semarang terindikasi memberikan pelayanan publik yang tidak maksimal. Sebab, ada temuan bahwa banyak warga yang mengajukan pengaduan kasus yang tidak diproses dalam jangka waktu tertentu.

"Jadi ada beberapa pengaduan yang belum diproses terutama pada pelayanan dasarnya. Pelayanan publik yang tidak maksimal memengaruhi penilaian yang dimunculkan Ombudsman setiap tahun. Artinya kaitannya dengan pemenuhan standar layanan publik," kata Kepala Perwakilan Ombudsman Jawa Tengah, Siti Farida, Selasa (14/8).

Ketujuh OPD yang dimaksud antara lain Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas PTSP, Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), dan dua puskesmas.

Ketujuh OPD tersebut juga kurang optimal dalam mematuhi standar operasional prosedur (SOP). Dengan adanya kendala-kendala pelayanan publik, pihaknya menekankan pelayanan publik di Kota Semarang perlu ditingkatkan.

Berdasarkan catatan tahun 2023 dan tahun 2022, maka tahun ini pelayanan publik di tujuh OPD harus ditingkatkan.

"Apalagi tahun kemarin kualitas standar layanan publiknya Kota Semarang hanya kategori B atau klasifikasinya 'tinggi'. Selain Semarang ada juga Kabupaten Temanggung, Kabupaten Batang, Kabupaten Magelang yang layanannya hanya B. Lainnya penilaian kualitas A atau pelayanan kualitas 'tertinggi'," jelasnya.

Penyidikan KPK Tidak Mengganggu

Meski sempat ada penyidikan KPK, pelayanan publik di Pemkot Semarang tidak terganggu. (Pikiran Rakyat)

Sekda Kota Semarang, Iswar Aminudin mengatakan pelayanan birokrasi di wilayahnya masih berjalan baik. Meski beberapa waktu lalu dilakukan penyidikan KPK, namun dirinya memastikan pelayanan masih berlangsung dan tidak terganggu.

"Tidak ada gangguan apapun. Semuanya masih berjalan lancar. Agenda-agenda masih normal. Tidak ada masalah," kata Iswar.

Berjalannya penyelidikan KPK, Walikota Hevearita Gunaryanti Rahayu masih diberi kewenangan memimpin jalannya agenda Pemkot.

"Selama belum ada penahanan dan perubahan ketetapan, status beliau masih menjabat walikota. Kegiatan pemerintahan juga masih dipimpin bu wali," tutupnya. (Danny Adriadhi Utama/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: