BerandaHits
Selasa, 24 Okt 2022 19:18

Olahraga sebagai Kebiasaan Membutuhkan Waktu dan Komitmen

Kamu membutuhkan 8 hingga 12 pekan untuk meningkatkan kemampuan berolahraga.(Unsplash/Jonathan Borba)

Olahraga secara rutin mempunyai segudang manfaat bagi kita. Tapi menjadikan olahraga sebagai kebiasaan itu nggak mudah. Hal itu membutuhkan waktu dan komitmen yang serius.

Inibaru.id - Memasukkan olahraga dalam kegiatan rutin harian kita itu sesuatu yang nggak mudah. Apalagi jika ini dilakukan oleh tipe orang yang mageran. Nggak hanya butuh dua atau tiga hari, kamu membutuhkan 8 hingga 12 pekan untuk meningkatkan kemampuan berolahraga. Hal itu diungkapkan oleh praktisi kedokteran olahraga lulusan Universitas Indonesia Wawan Budisusilo.

"Perlu adaptasi fisiologis. Misalnya intensitas sedang kita hanya jalan cepat, tetapi setelah dua atau tiga bulan kita minta naik secara otomatis intensitasnya," kata dokter dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO) itu dalam sebuah webinar kesehatan, dikutip Senin (24/10).

Jika kamu sudah menjalani enam bulan berolahraga, maka bisa dikatakan olahraga menjadi bagian dari kebiasaanmu, Millens.

Jangan berhenti atau menjeda olahraga karena alasan apapun! Wawan mengingatkan, berhenti berolahraga dua minggu saja dapat menurunkan kemampuan seseorang sekitar 20 persen. So, tetaplah berolahraga di sela-sela kesibukan.

"Makanya saya bilang start low goes low, karena menjadi sebuah habbit itu perlu waktu dan komitmen. Perlu diciptakan pada masyarakat dan pasien," kata dia.

Perhatikan Denyut Nadi

Sebelum berolahraga sebaiknya kamu perlu mengetahui denyut nadi maksimum. (DaniloAndjus)

Menurut Wawan, sebelum berolahraga sebaiknya kamu perlu mengetahui denyut nadi maksimum dengan menghitung 220 dikurangi usia. Angka itu kemudian digunakan untuk menghitung intensitas olahraga.

Untuk intensitas sedang misalnya dihitung dengan rumus 64% - 76% dikalikan denyut nadi maksimum. Seseorang dengan usia 40 tahun, denyut nadi atau heart rate maksimumnya 180. Intensitas yang mungkin baik bagi dirinya adalah 64% - 76% dari denyut nadi maksimal yakni sekitar 115 - 135. Hal ini bertujuan agar olahraga yang dia lakukan aman dan bermanfaat bagi kesehatan.

"Bolehkah intensitas tinggi? Boleh kalau sudah terbiasa dan tidak dilakukan kontinu, jadi ada interval," tutur Wawan.

Manfaat Olahraga Rutin

Jalan cepat adalah salah satu olahraga yang sesuai dengan prinsip FITT. (Freepik)

Jangan ragu untuk mulai membiasakan berolahraga rutin ya, Millens! Berdasarkan penelitian, berolahraga rutin memiliki sejumlah manfaat antara lain meningkatkan imunitas, menurunkan risiko terkena penyakit jantung, stroke, diabetes, hipertensi dan penyakit lain sehingga kualitas hidup lebih baik.

Masih menurut Wawan, dalam berolahraga, seseorang perlu menerapkan salah satunya FIIT yang merupakan akronim dari Frequency, Intensity atau Intensitas, Time atau waktu, dan Type atau tipe.

Frekuensi olahraga dilakukan sebanyak tiga hingga lima kali dalam seminggu, dengan intensitas sedang yang salah satunya dibuktikan dengan tes berbicara. Kemudian, olahraga dilakukan dengan durasi 30 - 45 menit di luar pemanasan dan pendinginan dan tipe atau jenis olahraga yang benar yakni melibatkan latihan kekuatan dan kardio.

Contoh olahraga yang sesuai dengan prinsip FITT antara lain jalan cepat, jogging, bersepeda statis, senam, dan berenang.

Nah, sudahkah kamu membulatkan tekad dan memiliki komitmen untuk bisa berolahraga rutin? Kalau sudah, ayo segara mulai habit baik itu! (Siti Khatijah/E05)

Artikel ini telah terbit di Media Indonesia dengan judul Untuk Tingkatkan Kemampuan Olahraga Butuh Waktu Setidaknya Delapan Pekan.

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: