BerandaHits
Selasa, 17 Agu 2020 17:25

Ninja Asli Komentari Jurus Naruto; "Beneran Ada di Dunia Nyata!"

Jurus-jurus Naruto ditanggapi seorang ninja. (Pinterest)

Seorang ninja dari Jepang bernama Kawakami Jinichi mengomentari jurus-jurus yang dipertontonkan di anime Naruto. Memang beberapa jurus-jurus di Naruto relevan dan ada di dunia nyata, Tapi, kayaknya nggak sebegitunya juga kali.<br>

Inibaru.id - Ngobrol soal ninja, kemungkinan besar yang terlintas di dalam benak kamu pasti adalah adegan-adegan di serial anime dari Jepang, Naruto. Pasalnya, anime garapan Masashi Kishimoto tersebut sudah sangat populer di seluruh dunia, termasuk Indonesia dalam beberapa dekade terakhir.

Saking populernya, Naruto telah memengaruhi banyak penggemarnya untuk benar-benar mempelajari dunia ninja. Hanya, apakah jurus-jurus yang diperagakan Naruto memang beneran ada di dunia ninja? Seorang ninja asli pun mengungkapnya khusus untuk kamu.

Dia adalah Kawakami Jinichi. Statusnya di dunia ninja nggak main-main lo, Millens. Dia adalah seorang Master Ninjutsu di Jepang!

Kawakami Jinichi saat diwawancarai Asian Bos. (AsianBos)<br>

Kawakami sudah mempelajari seni ninja sejak dia masih duduk di sekolah dasar. Kini usianya sudah 70 tahun. Memang, di usia ini, Kawakami nggak ikut-ikutan menggandrungi Naruto. Tapi, dia ternyata mengetahui beberapa hal tentang anime ini.

Sebelum memberikan komentar tentang Naruto, Kawakami sempat melihat beberapa gerakan Jutsu di anime tersebut. Yang cukup mengejutkan, dia membenarkan kalau gerakan-gerakan Jutsu tersebut memang ada di dunia ninja asli. Hanya, dia juga menganggap beberapa hal di jurus tersebut sebagai sesuatu yang berlebihan. Jurus-jurus itu jelas nggak bisa memanggil naga air, katak raksasa, atau bahkan Rasengan.

Menurutnya, jurus-jurus tersebut dipakai untuk menghormati para dewa seperti Buddha. Bahkan, Kawakami menyebut sebelum melakukan misinya, para ninja berdoa terlebih dahulu kepada para dewa agar selalu berhati-hati dalam melangkah.

Jurus ninja asli nggak bisa buat manggil Gamabunta dong. (Pinterest)<br>

Lantas, bagaimana dengan penggunaan senjata rahasia khas ninja berbentuk bintang alias Shuriken? Kawakami ternyata cukup terkejut saat tahu para jagoan di Naruto yang sering memakainya. Baginya, senjata ini nggak bisa dipakai sembarangan.

“Penggunaan Shuriken harus efisien. Bukan asal lempar,” ungkapnya.

Lucunya, alasan mengapa Shuriken nggak boleh asal lempar adalah harga dari senjata ini yang sangat mahal. Kalau asal dilempar sehingga rusak atau bahkan hilang, kan repot kalau harus beli lagi. Selain itu, terlalu sering melempar Shuriken juga membuat pergerakan para ninja justru lebih mudah terdeteksi. Nggak efektif, deh.

Shuriken kalau di dunia nyata ternyata mahal, jadi nggak bisa asal lempar seperti di Naruto. (DuniaGames)<br>

Kalaupun para ninja harus memakai Shuriken, biasanya saat pertarungan jarak dekat saja. Kalau pertempuran jarak jauh, para ninja lebih memilih melempar batu yang murah dan mudah didapat di mana saja.

Nah, kalau soal gaya lari Naruto yang sangat ikonik, Kawakami ternyata membenarkan kalau ada ninja yang memakainya. Hanya, Kawakami memastikan bahwa lengan para ninja nggak digerakkan sebagaimana Naruto saat berlari.

Lantas, mengapa para ninja harus berlari seperti itu? Ternyata, tujuannya adalah agar lari mereka jadi lebih cepat dan staminanya nggak mudah habis. Singkat cerita, semua jurus dan teknik yang dipakai para ninja dilakukan dengan seefisien mungkin.

Hmm, yang namanya cerita rekaan pasti nggak bisa sama dengan dunia nyata ya, Millens. Tapi nggak nyangka juga ada ninja asli yang benar-benar sampai mengomentari Naruto, ya? Haha. (Hai/IB28/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Ternyata Bumi Kita Nggak Seburuk Itu, Simak Kabar Baik Pemulihan Alam Belakangan Ini!

21 Jan 2026

Kata Pakar Soal Makanan yang Bisa Bertahan Lebih dari 12 Jam

22 Jan 2026

Apakah Indonesia Sudah Memasuki Puncak Musim Hujan?

22 Jan 2026

Tradisi Unik jelang Ramadan; Nyadran 'Gulai Kambing' di Ngijo Semarang

22 Jan 2026

Bukan Cuma Rokok, Tekanan Finansial Juga Jadi Ancaman Serius buat Jantung

22 Jan 2026

Pantura 'Remuk' Pasca-Banjir, Pemprov Jateng Mulai Hitung Kerugian dan Siapkan Strategi Baru

22 Jan 2026

Menurut PBB, Dunia Sudah Memasuki Fase Kebangkrutan Air Global!

23 Jan 2026

Waktu-waktu Terburuk untuk Liburan ke Jepang pada 2026

23 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: