BerandaHits
Senin, 10 Nov 2019 08:00

Nggak Menyakiti Hewan dalam Proses Uji Coba, Kosmetik dengan Label Ini Layak Dipilih

Kosmetik dengan label ini nggak menyakiti hewan. (Megapolitan Kompas)

Beberapa produk kosmetik memanfaatkan hewan dalam proses produksinya. Hal ini tentu menimbulkan pro-kontra di kalangan pecinta hewan. Jika Kamu penyayang hewan, kamu bisa menggunakan kosmetik dengan label <i>no animal testing, vegan</i> atau <i>cruently free</i>. Apa perbedaannya?

Inibaru.id –  Kosmetik memang hal yang tak lepas dari kebanyakan perempuan. Dalam proses pembuatannya, produsen produk kosmetik bakal melakukan serangkaian tes uji coba untuk menghasilkan produk yang baik dan maksimal. Pengujian ini juga bertujuan untuk melihat apakah ada reaksi alergi atau nggak.

Salah satunya yang populer adalah tes yang diujikan kepada hewan-hewan atau biasa disebut animal testing. Akibatnya hewan yang dijadikan objek percobaan bakal mengalami cacat, sakit, bahkan mati. Hal ini tentu mengundang protes dari organisasi pecinta hewan.

Bagimu pecinta hewan, kamu bisa menghindari kosmetik dengan metode pengujian animal testing lo. Beberapa metode pengujian kosmetik yang ramah terhadap hewan diantaranya adalah no animal testing, vegan dan cruently free. Apa perbedaannya?

No Animal Testing

Label No Animal Testing. (quora.com)

Dilansir dari Saliha.id (4/6/2018), Label No Animal Testing artinya produk tersebut tidak melakukan proses uji coba kepada hewan. Namun, komposisinya masih menggunakan bahan baku hewani yang diambil dengan cara-cara yang dapat melukai hewan tersebut.

Vegan

Label Vegan. (generationcosmethique.com)

Label vegan merupakan produk kosmetik yang sama sekali nggak menggunakan hewan sebagai bahan baku dalam pengujiannya. Kosmetik dengan label vegan hanya mengambil ekstrak tumbuhan atau bahan baku kimia untuk membuat produknya. Jadi kosmetik dengan label ini dipastikan nggak melibatkan hewan sama sekali.

Cruently Free

Label Cruenlty Free. (lionstigersandbears.org)

Selain dua label di atas, ada juga label cruently free. Label ini berarti bahwa produk tersebut menggunakan hewan sebagai bahan dan proses pembuatannya. Namun prosesnya nggak membahayakan atau membunuh hewan kok. Produk hewani yang biasanya dipakai adalah susu atau madu.

Saat ini nggak susah lo mendapatkan produk dengan label di atas. Kalau kamu paling suka produk dengan label apa, Millens? (IB07/E06)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Asal-usul Warmindo, Warung Mi Instan yang Berawal dari Burjo

31 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: