BerandaHits
Rabu, 3 Agu 2021 14:56

Mulai 2 Agustus, Ibu Hamil Bisa Divaksin Covid-19, Amankah?

Ilustrasi: Ibu hamil kini bisa mendapatkan vaksin Covid-19. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Sejak Senin (2/8/2021), ibu hamil di Indonesia sudah bisa divaksin Covid-19 agar tetap selamat di masa pandemi. Seperti apa ya tahapan dan persyaratan ibu hamil yang bisa divaksin?

Inibaru.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan ibu hamil sudah bisa mendapatkan vaksin Covid-19 sejak Senin (2/8/2021). Vaksin yang bisa mereka dapatkan bahkan cukup bervariasi, yakni mRNA Pfizr dan Moderna, dan Sinovac. Tapi bukan berarti ibu hamil bisa memilih. Mereka hanya bisa mendapatkan vaksin sesuai dengan apa yang tersedia.

Kepastian ibu hamil bisa divaksin Covid-19 ini didasari oleh terbitnya Surat Edaran Kemenkes Nomor HK.02.01/I/2007/2021 tentang Vaksinasi Covid-19 bagi Ibu Hamil dan Penyesuaian Skrining dalam Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19. Hal yang sama juga dibenarkan oleh Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi pada Senin (2/8).

Ada sejumlah alasan yang mendasari ibu hamil kini boleh divaksin Covid-19. Salah satunya adalah peningkatan angka kasus positif Covid-19 pada ibu hamil, khususnya di kota-kota besar. Masalahnya mereka mengalami gejala yang berat, apalagi jika ibu hamil juga memiliki kondisi tertentu.

Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI) sudah merekomendasikan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil. Nah, kalau soal prosedur pelaksanaannya, nantinya nggak bakal beda kok dari vaksinasi pada orang biasa.

Tahapan dan Persyaratan Vaksinasi Covid-19 bagi ibu Hamil

· Sebelum divaksin, ibu hamil bakal dicek kondisi suhu tubuhnya tekanan darah, serta apakah memiliki riwayat penyakit atau tidak.

· Dosis pertama vaksinasi Covid-19 bisa didapatkan sejak ibu hamil memasuki trimester kedua. Dosis kedua bakal disesuaikan dengan interval aturan atau jenis vaksin yang dipakai.

Sudah ada aturan dan tahapan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

· Ibu hamil yang mendapatkannya sudah berada di fase kehamilan 14-28 minggu serta di trimester ketiga, tepatnya di minggu ke-29 sampai dengan aterm (cukup bulan).

· Jika tekanan darah ibu hamil lebih dari 140/90 mmHg, nggak bakal diizinkan mendapatkan vaksinasi. Jika tekanan darah dianggap sudah terlalu berlebihan, bahkan akan dirawat oleh para tenaga kesehatan.

· Jika mengalami gejala khas kehamilan seperti kaki membengkak, nyeri pada ulu hati, sakit kepala, atau bahkan pandangan kabur, bakal ditinjau pakar vaksin apakah masih bisa melakukan vaksinasi atau tidak.

· Ibu hamil dengan riwayat penyakit jantung, asma, diabetes, penyakit paru, HV, masalah ginjal kronik, atau hipertiroid baru boleh vaksin jika kondisi kesehatannya terkontrol.

· Ibu hamil dengan kondisi penyakit autoimun harus dicek kondisinya oleh dokter dan dipastikan aman untuk mendapatkan vaksinasi.

· Ibu hamil dengan riwayat alergi berat harus dipantau kondisinya oleh tenaga kesehatan (nakes). Jika ada efek samping usai vaksinasi, harus segera ditangani.

Nah, usai vaksinasi dilakukan, ibu hamil disarankan nggak beraktivitas berat, tetap melakukan protokol kesehatan, memastikan nggak ada hal-hal yang kurang meyakinkan 30 menit usai vaksinasi, serta boleh melakukan kompres atau minum obat jika mengalami demam.

Hm, ibu hamil sudah bisa divaksin. Semoga saja makin banyak ibu hamil yang selamat dan tetap sehat di era pandemi Covid-19 ini. (Cnn/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: