BerandaHits
Minggu, 24 Mar 2018 12:59

Tukang Parkir Tunadaksa yang Terus Bersemangat demi Sekolahkan Anak

Agus Slamet, tukang parkir tunadaksa yang terus semanget bekerja (Tribun Jateng/Rifqi Gozali)

Meski nggak pernah mengeluh dengan keterbatasan yang dimilikinya, pria tunadaksa ini sempat iri pada satu hal, yakni pada mereka yang bisa memboncengkan istrinya dengan sepeda motor.

Inibaru.id – Kalau kamu pernah mengunjungi Rumah Makan Sari Rasa Garang Asem di Kudus, Jawa Tengah, mungkin kamu pernah bertemu sosok tegar ini. Namanya Agus Slamet, lelaki tunadaksa yang menjadi juru parkir di wilayah tersebut. Dia begitu semangat bekerja, melampaui kekurangan fisiknya yang (maaf) kehilangan kedua kakinya.

Seperti ditulis Detik.com, Sabtu (24/3/2018), kendati memiliki keterbatasan fisik, Agus nggak ragu mengatur kendaraan yang akan masuk atau keluar rumah makan terkenal di Kota Kretek tersebut.

“Saya nggak pernah sekalipun putus asa menjalani hidup ini. Saya sadar jika ini sudah ditentukan,” akunya, tegas.

Keluarga adalah salah satu alasan Agus untuk terus semangat bekerja, terutama kedua anaknya yang masih bersekolah dan membutuhkan biaya. Meski sang istri, Nani Sulisyanti, juga bekerja sebagai pengrajin payet, Agus tetap merasa memiliki tanggung jawab untuk mencari nafkah, meski memiliki keterbatasan.

“Kalau soal hasil, ya, dicukup-cukupkan agar bisa membayar kontrakan rumah Rp 3 juta per tahun, biaya makan, dan biaya sekolah anak,” terang Agus.

Anak pertama Agus kini duduk di kelas X SMA Al Maruf dan anak keduanya duduk di kelas 1 SD Getas Pejaten. Keduanya di Kudus. Agus berharap kedua anaknya bisa bersekolah setinggi mungkin, nggak seperti dirinya yang gagal menamatkan SMP.

Setiap hari Agus bekerja dari pukul 13.00 hingga 17.00 WIB. Pria yang tinggal di Desa Mlati Lor, Kecamatan Kota, ini mengaku sudah menjalani profesi ini sejak kelas 3 SD. Saat itu, dia juga terdesak kebutuhan ekonomi karena keluarganya juga berasal dari kalangan kurang mampu. Dia juga nggak mau mereka terbebani kondisinya yang nggak memiliki kaki sejak lahir.

Nah, untuk mendukung mobilitasnya saat mengatur kendaraan yang parkir, Agus menggunakan kedua telapak tangan sebagai pengganti kaki. Dia bertahan dengan panasnya aspal yang membakar telapak tangannya. Satu hal yang diyakininya, yakni mencari nafkah yang halal demi anak dan istri.

Agus bukan tipe orang yang gampang mengeluh. Kendati begitu, kadang dia merasa iri melihat orang lain bisa memboncengkan istrinya dengan sepeda motor. Dia berharap pemerintah lebih memperhatikan orang-orang seperti dirinya dengan cara memberikan keterampilan khusus atau peluang pekerjaan tertentu yang lebih cocok untuk orang seperti dirinya.

Yap, semoga semua impian Pak Agus ini bisa segera tercapai ya, Millens! (AW/GIL)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: