BerandaHits
Sabtu, 20 Apr 2018 16:55

Lebih dari 1500 Karyawan Qualcomm Bakal "Dirumahkan"

Perusahaan Qualcomm. (Cnnindonesia.com)

Lebih dari 1500 karyawan perusahaan Qualcomm dikabarkan akan di-PHK. Pemecatan massal tersebut diduga sebagai imbas merosotnya penjualan produk perusahaan teknologi tersebut.

Inibaru.id - Perusahaan komunikasi Qualcomm dikabarkan bakal "merumahkan" lebih dari 1500 karyawannya di California. Di saat yang sama, sekitar 269 karyawan kantor Qualcomm di Santa Clara dan San Jose juga kehilangan pekerjaan mereka.

Cnindonesia.com, Jumat (20/4/2018), seluruh karyawan yang terkena imbas Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dikabarkan akan mengakhiri masa kerja mereka pada 19 Juni mendatang. Kabar tersebut diketahui dari dokumen pemutusan kerja massal yang diajukan perusahaan publik itu kepada pemerintah Amerika Serikat.

Pada Januari lalu, Qualcomm memang diketahui akan memangkas pengeluaran hingga 1 miliar dolar AS. Pemerintah Amerika Serikat kemudian meminta Qualcomm untuk melaporkan pemangkasan karyawan di atas 50 orang dalam waktu 30 hari bila mulai diberlakukan.

Pemutusan kerja yang dilakukan Qualcomm diduga sebagai dampak menurunnya penjualan produk. Qualcomm harus menghadapi kenyataan pahit dengan merosotnya penjualan produknya yang diproyeksikan hingga mencapai 3 persen pada tahun fiskal 2018. Untuk itu, perusahaan yang bermarkas di California ini mengambil tindakan pemecatan karyawan untuk meningkatkan jumlah pendapatan.

Selain itu, keputusan PHK massal ini juga diambil setelah Presiden Donald Trump menangguhkan tawaran Broadcom untuk mengakuisisi bisnis Qualcomm. Trump melarang Qualcomm berpindah tangan ke Broadcom yang notabene merupakan pesaingnya.

Semoga para karyawan yang terkena imbas PHK itu bisa segera mendapatkan pekerjaan lain ya, Millens. (IB12/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: