BerandaHits
Selasa, 21 Okt 2024 11:49

Mengenal Tiga Menteri Pendidikan yang Menggantikan Nadiem Makarim

Jabatan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah diberikan kepada Abdul Mu'ti. (Jawapos)

Dunia pendidikan serta kinerja menterinya selalu menjadi sorotan. Setelah Kemendikbud Ristek Nadiem Makarim purna tugas, ada tiga menteri yang menggantikan tugasnya. Siapa saja mereka?

Inibaru.id - Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan nama-nama menteri dalam kabinet pemerintahannya "Kabinet Merah Putih" di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu malam (20/10/2024). Salah satu yang menarik perhatian tentu saja pecahnya Kemendikbud Ristek menjadi tiga kementerian.

Pertama, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), lalu yang kedua Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dan yang terakhir Kementerian Kebudayaan. Total menteri pecahan Kemendikbud Ristek ini ada tiga orang dengan wakil menteri berjumlah lima orang.

Lalu, siapakah mereka yang ditunjuk Prabowo untuk membantunya memajukan pendidikan di Indonesia? Yuk, kita kenalan dengan menteri-menteri baru ini!

1. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah

Jabatan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah diberikan kepada Abdul Mu'ti. Buat yang belum kenal, Abdul Mu'ti adalah seorang akademisi. Dia menempuh pendidikan tinggi di Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang pada tahun 1991. Lalu, dia melanjutkan studi ke School of Education, Flinders University of South Australia pada tahun 1997, Short Course on Governance and Shariah the University of Birmingham tahun 2005, dan kuliah di Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah tahun 2008. Dia juga kemudian dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Pendidikan Agama Islam di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Sebelum menjadi menteri, Abdul Mu'ti sudah sejak lama bergabung di Muhammadiyah. Dulu dirinya pernah tergabung dalam PWM Jateng periode 2000-2002. Lalu, menjadi sekretaris umum di PP Muhammadiyah selama dua periode.

2. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi adalah Prof Satryo Soemantri Brodjonegoro. (Antara/Aprilio Akbar)

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi adalah Prof Satryo Soemantri Brodjonegoro. Dulu dirinya pernah menjadi Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi selama 1999-2007. Satryo, panggilan akrabnya, adalah guru besar dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan telah menjadi anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) sejak 2008.

Putra dari mantan Rektor UI Soemantri Brodjonegoro ini juga menjadi anggota Komisi Ilmu Rekayasa dan Kepakaran Mechanical Engineering. Satryo sudah meraih gelar Ph.D di bidang teknik mesin dari University of California, Berkeley, USA tahun 1985. Setelah itu, dia bergabung dengan Institut Teknologi Bandung (ITB).

3. Menteri Kebudayaan

Menteri Kebudayaan Kabinet Merah Putih Fadli Zon. (Detik/Helmy Akbar)

Menteri Kebudayaan dipercayakan kepada politisi Partai Gerindra Fadli Zon. Dia pernah menjadi Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia periode 2014–2019.

Mantan Aktivis 1998 itu mengambil jurusan Sastra Rusia di Fakultas Sastra, Universitas Indonesia (UI) saat kuliah S1, lalu lanjut magister di London School of Economics and Political Science (LSE) di bawah bimbingan John Harriss dan Robert Wade.

Fadli Zon pernah menjadi Presiden Organisasi Parlemen Antikorupsi Sedunia atau Chairman of Global Organization of Parliamentarians Against Corruption (GOPAC).

Itu dia sekilas profil dari tiga sosok yang akan menjalankan mandat menteri di bidang pendidikan, menggantikan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Nadiem Makarim. Semoga ketiganya bisa memberikan kemajuan bagi pendidikan dasar, pendidikan tinggi, dunia riset, dan kebudayaan di Indonesia! (Siti Khatijah/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: