BerandaHits
Minggu, 26 Agu 2023 20:03

Mengapa Sebaiknya Nggak Memencet Jerawat?

Jangan memencet jerawat. (Getty images)

Meski sangat satisfying, memencet jerawat sebaiknya kamu hindari. Apa sebabnya?

Inibaru.id - Jerawat merupakan masalah kulit yang umum dialami oleh banyak orang di berbagai usia.

Meskipun keinginan untuk segera menghilangkan jerawat seringkali besar, penting untuk diingat bahwa memencet jerawat dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan kulitmu.

Mari kita bahas mengapa sebaiknya kamu menghindari kebiasaan ini.

1. Infeksi dan Peradangan Lebih Parah

Saat memencet jerawat, kamu dapat merusak kulit di sekitarnya, memecahkan lapisan perlindungan alami yang melindungi dari kuman dan bakteri. Hal ini bisa menyebabkan infeksi dan peradangan yang lebih parah, bahkan dapat menyebabkan munculnya jerawat baru di area yang sama.

2. Penyebaran Bakteri

Memencet jerawat berarti menyebarkan bakteri penyebab jerawat. (Shutterstock)

Jerawat muncul akibat peradangan folikel rambut yang tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati. Memencet jerawat bisa menyebabkan kandungan yang terdapat dalam jerawat, seperti minyak dan bakteri, menyebar ke area kulit yang sehat.

Ini bisa memicu munculnya jerawat baru di tempat lain dan membuat kondisi kulit semakin buruk.

3. Bekas Luka dan Noda

Memencet jerawat juga dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan kulit di bawahnya. Ini dapat mengakibatkan bekas luka, noda, atau bahkan parut yang sulit dihilangkan. Mengatasi bekas luka atau parut jauh lebih sulit daripada merawat jerawat yang belum matang.

4. Proses Penyembuhan Tertunda

Kulit memiliki kemampuan alami untuk menyembuhkan diri. Saat jerawat pecah, kulit perlu melalui proses penyembuhan yang memerlukan waktu. Dalam banyak kasus, memencet jerawat hanya akan memperlambat proses penyembuhan dan memperpanjang waktu pemulihan.

5. Peradangan Kronis

Kebiasaan memencet jerawat secara berulang dapat mengakibatkan peradangan kronis pada kulit. Hal ini bisa merusak jaringan kulit, mengganggu produksi kolagen, dan mengakibatkan penuaan dini.

Dengan menghindari kebiasaan memencet jerawat, kamu dapat menjaga kesehatan kulit dan mencegah masalah kulit yang lebih serius.

Jika jerawat terus menjadi masalah, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit untuk perawatan yang lebih tepat dan efektif. Jadi, jangan asal pencet ya. (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: