BerandaHits
Minggu, 1 Des 2018 15:06

Pita Merah dan Sejarah Panjang di Belakangnya

Red Ribbon. (Tvo)

Setiap peringatan Hari AIDS Sedunia, pita merah pasti bertebaran di mana-mana. Pita mereah memang identik dengan hal itu. Apa sih maknanya?

Inibaru.id – Setiap 1 Desember, seluruh warga dunia memperingati Hari AIDS. Mereka memperingati bukan untuk mendukung melainkan melawan penyakit tersebut bersama-sama. Untuk menunjukkan hal itu, mereka biasanya beramai-ramai mengenakan pita merah yang identik dengan HIV/AIDS.

Pita merah (Red Ribbon) adalah simbol yang dipilih untuk dijadikan lambang internasional sebagai kepedulian masyarakat terhadap penderita HIV/AIDS yang hingga saat ini belum bisa disembuhkan.

Simbol pita merah ini kali pertama dicetuskan kelompok dermawan kecil yang bernama Visual AIDS yang berpusat di New York pada April 1991, empat tahun selepas Hari AIDS resmi dicetuskan James W. Bunn dan Thomas Netter. Kelompok ini kemudian bekerja sama dengan Broadway Cares and Equity Fight AIDS untuk meresmikan simbol tersebut ke hadapan publik pada Juni 1991. Peresemian itu dilakukan sekaligus memperingati 45 tahun Tony Award, sebuah penghargaan teater di Amerika Serikat.

Simbol pita merah ini rupanya terinspirasi dengan pita merah yang dipakai untuk memperingati kematian Freddie Mercury, vokalis band Queen yang meninggal karena AIDS yang dideritanya. Di konser penghormatan tersebut, sekitar 100 ribu pita merah dibagikan ke penonton.

Dilansir Beritasatu.com, Sabtu (1/12/2012), Pita merah dimaksudkan menjadi lambang pengharapan agar pencarian vaksin dan obat untuk menghentikan penderitaan AIDS berhasil. Pita ini juga dimaknai sebagai dukungan secara simbolis, yakni mendukung penderita, mendidik mereka yang nggak terinfeksi, memaksimalkan upaya dalam menemukan obat, dan mendukung mereka yang kehilangan orang terdekat karena AIDS.

Pita merah juga dipilih karena warna merahnya melambangkan darah yang menjadi tempat berkembangnya virus HIV. Selain itu, warna merah disebut sebagai simbol semangat atau gairah untuk terus melawan penyakit ini, terutama bagi mereka yang terinfeksi. Ketika dilihat lebih seksama, format pita merah berbentuk seperti terbalik atau bentuk v dari victory yang dimaknai sebagai unvictory. Ini menjelaskan belum ada "kemenangan" untuk melawan penyakit HIV/AIDS sampai sekarang.

Hingga saat ini, pita merah selalu digunakan banyak organisasi AIDS sebagai kekuatan universal dalam memerangi virus HIV/AIDS dan upaya-upaya lain untuk membantu program-program lain mengenai AIDS.

Dengan adanya simbol untuk melawan penyakit mematikan ini, diharapkan seluruh masyarakat dapat bersatu untuk melawan dengan cara mencegah dan memberikan dukungan kepada penderita. Ingat ya Millens, jauhi penyakitnya, bukan orangnya. (IB07/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: