BerandaHits
Selasa, 5 Jul 2021 17:00

Mengapa Perut Berbunyi Ketika Lapar?

Mengapa perut berbunyi ketika lapar? (Shutterstock via Kompas)

Ketika lapar, biasanya perut berbunyi. Tahu nggak sih kalau sebenarnya, perut selalu berbunyi. Hanya ketika di perut ada makanan, bunyi itu jadi teredam.

Inibaru.id - Ketika kamu sedang merasa lapar, biasanya perut bakal mengeluarkan bunyi. Ini biasanya menjadi tanda bahwa perut perlu diisi makanan. Orang biasanya menamakan kondisi ini dengan perut keroncongan, karena sedang lapar. Tetapi, apa sih yang menyebabkan perut berbunyi ketika sedang lapar?

Benarkah perut hanya berbunyi ketika lapar?

Jadi sebenarnya, sistem pencernaan manusia selalu berbunyi karena usus melakukan gerakan peristaltik. Peristaltik merupakan gerakan meremas-remas agar makanan terdorong. Gerakan mendorong ini menyebabkan terbentuknya gas.

Makanan yang dikunyah di mulut nantinya bakal terdorong ke kerongkongan dengan gerakan peristaltik. Ketika sampai di lambung, nutrisi makanan akan diserap dan makanan akan terdorong ke usus kecil dan usus besar hingga akhirnya sampai ke anus juga dengan gerakan peristaltik itu.

Selama sistem melakukan gerakan peristaltik untuk mencerna makanan, bukan hanya makanan dan minuman yang masuk ke dalam perut. Ada gas yang masuk dalam sistem pencernaan. Gas yang masuk inilah yang menyebabkan perut berbunyi.

Kenyataannya, kamu nggak bisa selalu mendengar bunyi di perut, Millens. Ketika ada makanan di dalam sistem pencernaan, bunyi perut akan teredam oleh makanan. Karena itu, ketika nggak ada makanan yang masuk ke dalam sistem pencernaan bunyi perut terdengar lebih jelas.

Perut berbunyi lebih keras ketika kosong. (homenaturalcures.com via Liputan6)

Gerakan peristaltik yang tiada henti membuat perut juga berbunyi ketika kosong. Bunyi ini nantinya akan memberi sinyal pada otak. Nah, sinyal ini diterima otak sebagai tanda tubuh sedang lapar dan perlu diisi makanan.

Itulah saat yang paling tepat untuk makan. Sebaiknya, isi perut dengan makan makanan bergizi dan air putih. Setelah asupan makanan masuk, umumnya bunyi perut nggak lagi terdengar.

Sudah jelas ya, kalau sebenarnya perut selalu berbunyi. Kamunya saja yang kadang nggak mendengarnya.

Berbunyi Tapi Nggak Lapar

Tahu nggak kalau perutmu bisa saja berbunyi ketika kamu nggak lagi merasa lapar? Ada beberapa kondisi yang membuat perut berbunyi yaitu:

Pembuluh darah tersumbat

Begini, ketika pembuluh darah tersumbat, aliran darah ke usus jadi nggak lancar. Pembekuan darah yang menyebabkan oklusi arteri mesenterika merupakan salah satu yang dapat memicu kondisi ini.

Penumpukan gas di perut

Hal yang perlu diperhatikan adalah membedakan perut bunyi akibat gas. Namun, hal ini dapat diiringi dengan sendawa, kembung, atau keluarnya gas usus. Meskipun gejala gas ini dapat terjadi bersamaan, tapi kondisi ini biasanya nggak terjadi karena alasan yang sama.

Normalnya, gas selalu berada di usus dan berasal dari udara yang tertelan, atau pelepasan gas dalam saluran cerna. Sementara itu, gas berlebih dapat bergerak maju-mundur di usus yang bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti makan terlalu cepat.

Penyumbatan usus

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, masalah pada usus sangat berpengaruh terhadap bunyi perut. Salah satunya penyumbatan usus.

Suara perut akibat penyumbatan usus terjadi ketika cairan dan gas sulit melewati saluran pencernaan. Akibatnya, usus meningkatkan jumlah gerakan peristaltik untuk membantu lewatnya cairan dan gas tersebut sehingga perut pun berbunyi.

Hernia

Perut seseorang yang terindikasi hernia juga sering mengeluarkan suara. (Freepik)

Hernia merupakan kondisi yang ditandai dengan keluarnya bagian usus dari tubuh. Hal ini dapat menyebabkan sembelit dan perut keroncongan. Bukan cuma berbunyi, perut juga dapat mengalami bengkak, nyeri, kemerahan, mual, dan muntah. Kalau kamu merasakan salah satu gejala tersebut, sebaiknya lekas ke dokter ya.

Kondisi medis tertentu

Perut bunyi sebenarnya ciri dari saluran pencernaan yang normal. Tapi, ada sejumlah kondisi kesehatan tertentu yang bisa memicu suara tersebut, seperti:

1. Trauma

2. Infeksi pada sistem saraf saluran cerna

3. Hipokalemia

4. Tumor pada saluran pencernaan

5. Alergi makanan

6. Peradangan yang menyebabkan diare

7. Penggunaan obat pencahar

9. Penyakit Crohn

Duh, ternyata ada sebab lain yang bikin perut bunyi ya, Millens. Jika sudah sangat mengganggu atau dibarengi dengan gejala lain, sebaiknya segera ke dokter ya. (Bob,Hello/IB21/E01)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kali Odo Semarang, Sungai yang Justru Deras saat Kemarau

7 Sep 2026

Hipdut, Perpaduan Hip-Hop dan Dangdut yang Dekat dengan Gen Z

8 Sep 2026

20 Kisah Perjuangan Bakal Diangkat Kemenbud ke Layar Lebar

9 Sep 2026

Jalan Pantura, Jalur Bersejarah yang Menjadi Urat Nadi Pulau Jawa

10 Sep 2026

Masuk Usia 17 Tahun, Warga Bakal Punya Rekening Berisi Rp50 Ribu

11 Sep 2026

First Look Film Animasi Timun Mas Dirilis, Bawa Dongeng Jawa ke Animasi Modern

12 Sep 2026

Mengulik Asal-usul Nama Pekalongan, dari Joko Bau hingga Naskah Sunda Kuno

14 Sep 2026

Purbaya Dicopot, Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru

15 Sep 2026

25.000 Tahun Lalu, Manusia Purba Sulawesi Redakan Sakit Gigi dengan Pinang

16 Sep 2026

Film Empat Musim Pertiwi Jadi Wakil Indonesia di Oscar 2027

17 Sep 2026

Giuseppe Garibaldi, Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba di Tanjung Priok

18 Sep 2026

Gatot, Jajanan Gunungkidul yang Konon Berasal dari Gaplek “Gagal Total”

19 Sep 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: