BerandaHits
Kamis, 26 Mar 2025 13:01

Mengapa Musik Membuat Pikiran Tenang?

Mengapa Musik Membuat Pikiran Tenang?

Musik membantu tubuh rileks. (Shutterstock)

Dari melodi yang lembut hingga irama yang menenangkan, musik dapat memengaruhi suasana hati dan membantu tubuh lebih rileks. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Inibaru.id - Musik telah lama dikenal sebagai salah satu cara efektif untuk menenangkan pikiran dan meredakan stres. Dari alunan musik klasik hingga suara alam yang menenangkan, musik memiliki kekuatan untuk memengaruhi suasana hati dan kondisi emosional seseorang.

Tetapi, mengapa musik bisa membuat pikiran lebih tenang? Musik dapat memengaruhi gelombang otak melalui ritme dan frekuensinya. Musik dengan tempo lambat, seperti musik klasik atau instrumental, dapat merangsang gelombang otak alfa, yang berhubungan dengan relaksasi dan ketenangan. Ini membantu mengurangi kecemasan dan membuat pikiran lebih rileks.

Mendengarkan musik yang menyenangkan dapat meningkatkan produksi hormon serotonin dan dopamin, yang berperan dalam menciptakan perasaan bahagia dan nyaman. Selain itu, musik juga dapat menurunkan kadar hormon kortisol, yang terkait dengan stres.

Selain itu, musik dapat menjadi bentuk distraksi yang efektif dari pikiran negatif atau stres. Saat seseorang fokus pada alunan musik, otak lebih sedikit memproses kekhawatiran atau tekanan yang sedang dihadapi. Hal ini membuat musik menjadi alat yang ampuh untuk menenangkan pikiran.

Alunan lembut musik dapat membantu menstabilkan detak jantung dan memperlambat pernapasan, yang merupakan respons alami tubuh saat dalam keadaan rileks. Efek ini mirip dengan teknik meditasi atau latihan pernapasan yang digunakan untuk mengurangi stres.

Beberapa melodi dapat membangkitkan kenangan indah. (via Tribunnews)

Beberapa lagu atau melodi dapat membangkitkan kenangan indah yang membawa perasaan nyaman dan bahagia. Musik dapat membawa seseorang kembali ke momen-momen menyenangkan dalam hidupnya, membantu meningkatkan suasana hati dan mengurangi kecemasan.

Terapi musik telah digunakan dalam berbagai pengobatan untuk membantu mengatasi kecemasan, depresi, dan gangguan tidur. Bahkan, banyak penelitian menunjukkan bahwa musik dapat membantu pasien dengan gangguan stres pasca-trauma (PTSD) untuk lebih tenang dan merasa lebih aman.

Musik bukan hanya hiburan, tetapi juga alat yang efektif untuk menenangkan pikiran dan meningkatkan kesejahteraan mental. Dengan memengaruhi gelombang otak, merangsang hormon kebahagiaan, dan membantu mengalihkan perhatian dari stres, musik memiliki kekuatan besar dalam menciptakan ketenangan.

Oleh karena itu, saat merasa stres atau cemas, cobalah mendengarkan musik favorit untuk membantu menenangkan pikiran dan tubuh. Kalau kamu juga suka mendengarkan musik ketika stres, Millens? (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Iri dan Dengki, Perasaan Manusiawi yang Harus Dikendalikan

27 Mar 2025

Respons Perubahan Iklim, Ilmuwan Berhasil Hitung Jumlah Pohon di Tiongkok

27 Mar 2025

Memahami Perasaan Robot yang Dikhianati Manusia dalam Film 'Companion'

27 Mar 2025

Roti Jala: Warisan Kuliner yang Mencerminkan Kehidupan Nelayan Melayu

27 Mar 2025

Jelang Lebaran 2025 Harga Mawar Belum Seharum Tahun Lalu, Petani Sumowono: Tetap Alhamdulillah

27 Mar 2025

Lestari Moerdijat: Literasi Masyarakat Meningkat, tapi Masih Perlu Dorongan Lebih

27 Mar 2025

Hitung-Hitung 'Angpao' Lebaran, Berapa Banyak THR Anak dan Keponakan?

28 Mar 2025

Setengah Abad Tahu Campur Pak Min Manjakan Lidah Warga Salatiga

28 Mar 2025

Asal Usul Dewi Sri, Putri Raja Kahyangan yang Diturunkan ke Bumi Menjadi Benih Padi

28 Mar 2025

Cara Menghentikan Notifikasi Pesan WhatsApp dari Nomor Nggak Dikenal

28 Mar 2025

Hindari Ketagihan Gula dengan Tips Berikut Ini!

28 Mar 2025

Cerita Gudang Seng, Lokasi Populer di Wonogiri yang Nggak Masuk Peta Administrasi

28 Mar 2025

Tren Busana Lebaran 2025: Kombinasi Elegan dan Nyaman

29 Mar 2025

AMSI Kecam Ekskalasi Kekerasan terhadap Media dan Jurnalis

29 Mar 2025

Berhubungan dengan Kentongan, Sejarah Nama Kecamatan Tuntang di Semarang

29 Mar 2025

Mengajari Anak Etika Bertamu; Bekal Penting Menjelang Lebaran

29 Mar 2025

Ramadan Tetap Puasa Penuh meski Harus Lakoni Mudik Lebaran

29 Mar 2025

Lebih dari Harum, Aroma Kopi Juga Bermanfaat untuk Kesehatan

29 Mar 2025

Disuguhi Keindahan Sakura, Berikut Jadwal Festival Musim Semi Korea

29 Mar 2025

Fix! Lebaran Jatuh pada Senin, 31 Maret 2025

29 Mar 2025