BerandaHits
Sabtu, 18 Apr 2025 11:46

Menenangkan Pikiran dengan Menonton Film 'When Morning Comes, I Feel Emtpy'

Potongan gambar film 'When Morning Comes, I Feel Empty'. (Ippo.co)

Di film 'When Morning Comes, I Feel Empty', selain bisa menemukan ketenangan, kamu bisa merasa relate dengan masalah-masalah khas orang dewasa yang dipusingkan dengan pekerjaan.

Inibaru.id – Film-film Jepang dengan genre slice of life memang sering menunjukkan kehidupan yang tenang. Contoh yang paling populer barangkali adalah Perfect Days yang sampai jadi nomine film terbaik Oscars. Hal ini pulalah yang ditunjukkan film When Morning Comes, I Feel Empty.

Meski sudah dirilis pada 2022 lalu, kamu nggak akan ketinggalan jika menontonna sekarang. Banyak orang yang memuji film ini sebagai karya timeless bagi mereka membutuhkan tontonan yang menenangkan pikiran.

Disutradarai oleh sineas berbakat bernama Yuho Ishibashi, pemeran utama dari film dengan dursi 1 jam 16 menit ini adalah Erika Karata. Sebagian besar dari film ini menceritakan kehidupan tokoh yang diperankan Karata, yaitu Nozomi Iizuka yang bekerja sebagai kasir minimarket.

Sekilas, kehidupannya terlihat biasa-biasa saja; mulai dari bangun pagi, bersepeda ke tempat kerja, bercengkerama dengan rekan-rekan kerjanya sesama kasir, hingga kembali lagi ke kamar kosnya. Tapi, pada akhirnya kamu pasti akan merasa kalau Nozomi yang pada dasarnya orang introver itu sangat kesepian.

Dia memilih untuk bekerja menjadi kasir setelah nggak kuat dengan pekerjaan formal yang bikin mentalnya capai. Masalahnya, dia takut untuk memberitahu orang tuanya di kampung kalau dirinya sudah nggak lagi jadi pekerja kantoran.

Untungnya, kehidupannya mulai berubah tatkala kembali bertemu dengan teman SMP-nya, Kanako Otomo yang diperankan Imou Haruka. Dia nggak lagi kesepian dan mampu membuka diri, termasuk bercerita tentang berbagai masalah yang sedang dia hadapi.

Erika Karata memerankan Iizuka Nozomi, tokoh utama dalam film 'When Morning Comes, I Feel Empty. (Ippo.co)

Terkesan sederhana, bukan? Tapi, bagi siapa saja, khususnya yang sudah mengenal kerasnya dunia orang dewasa, masalah tersebut tentu akan terasa relate. Hal inilah yang memang sengaja diangkat oleh sang sutradara; yakni agar bisa dinikmati mereka yang masih merasa belum berhasil dalam kariernya.

“Pas aku nonton, rasanya kaya diberi tahu kalau nggak apa-apa jika selama ini pekerjaanmu nggak sekeren atau memberikan penghasilan yang wah seperti yang dimiliki teman-teman yang lain. Asalkan ada keluarga dan teman-teman yang masih bisa diajak cerita, semua baik-baik saja. Jujur ini feel good movie banget buatku,” ungkap salah seorang penerjemah di sebuah institusi pendidikan di Kota Semarang, Putri, yang baru saja menontonnya pada Kamis (17/4/2025) malam.

Pendapat Putri ini senada dengan yang diungkap Thejapantimes pada artikel yang dirilis pada 21 Desember 2023 lalu. Meski When Morning Comes, I Feel Emtpy terlihat sederhana, film ini memberikan pesan kepada penontonnya agar lebih bisa menikmati kehidupan sehari-hari.

Maka, setelah selesai menonton film yang terasa lambat ini, kamu bisa merasakan kehangatan di dada. Apalagi, terlihat ada perubahan karakter dari Nozomi yang semula terlihat banyak diam menjadi lebih ceria.

Kamu pun bisa ikut merasakannya kembali menikmati kehidupan, meski kehidupan sehari-harinya sebenarnya nggak banyak berubah, selain dengan adanya teman yang mendukungnya.

Film When Morning Comes, I Feel Emtpy bisa kamu temukan di layanan streaming dengan judul aslinya, yaitu Asa Ga Kuru To Munashiku Naru. Tonton saat kamu sedang dalam kondisi bersantai agar bisa menikmatinya dengan maksimal, ya, Millens? (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: