BerandaHits
Minggu, 18 Nov 2023 17:00

Makna Kata 'Shibal', Umpatan Khas Korea yang Sering Diucapkan dalam Drakor

Ilustrasi: Umpatan khas Korea 'Shibal'. (Mykoreanaddiction)

Sebelum melontarkan umpatan khas Korea yang sering diucapkan dalam drakor ini, sebaiknya kamu ketahui terlebih dahulu apa makna kata 'shibal'

Inibaru.id – Kamu penggemar drama Korea (drakor), Millens? Kalau iya, kamu pasti nggak asing dengan bahasa Korea dan logatnya yang nggak ada duanya di dunia ini. Mengenal bahasa Korea, kamu juga pasti mengenal umpatan khasnya, salah satu yang paling populer tentu saja adalah kata “shibal”.

Di Korsel, orang memang biasa mengumpat dengan kata tersebut. Misalnya, saat klub sepak bola Manchester United kalah dari FC Copenhagen di laga Liga Champions Eropa pada 8 November lalu, seorang fan MU dari Korsel meluapkan kekesalannya dengan mengumpat keras-keras, “Shibal!”

Video Youtube streamer itu viral di medsos worldwide karena dia meneriakkannya dengan keras sembari membanting barang-barang yang ada di sekitarnya. Sebagian warganet menganggapnya wajar karena orang itu benar-benar tampak kesal setelah MU kebobolan untuk kali keempat.

Namun, sejatinya seberapa parah umpatan yang biasa dilontarkan oleh orang yang sedang kesal tersebut?

Makna 'Shibal'

YouTube streamer dari Korea Selatan saat mengucapkan "shibal" karena timnya kebobolan. (Indy100)

Dalam bahasa Korea, “shibal” bisa bermakna “bajingan”, “sialan”, atau “persetan”. Sementara, dalam bahasa Jawa mungkin tingkatannya separah menyerukan kata “jancuk” yang belakangan banyak dilontarkan anak muda, bahkan bagi mereka yang nggak tahu artinya.

Umpatan ini adalah ekspresi negatif atas sesuatu hal atau ditujukan untuk orang yang bikin kesal atau nggak disukai. Makian ini sangatlah kasar, jadi kamu nggak bisa sembarangan mengatakannya di Korsel karena bisa bikin orang lain sakit hati, bahkan marah.

Lalu, adakah yang lebih kasar? Tentu saja, yakni “shibal saekkiya”. Jika diartikan satu per satu, kata “saekkiya” juga bermakna "bajingan" atau "berengsek". Jadi, frasa tersebut berarti "yang paling bajingan". Ungkapan ini kadang ditujukan untuk memancing kemarahan orang atau mengajak berantem.

Nah, sebahaya itu ternyata umpatan “shibal” dan “shibal saekkiya” kan, Millens? So, jangan gegabah mengucapkannya di depan orang Korsel, ya! Bisa-bisa kamu diajak berantem, lo! (Arie Widodo/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: