BerandaHits
Kamis, 16 Apr 2025 16:17

Lebaran Usai, Ketua DPRD Jateng kepada Masyarakat: Mari Atur Keuangan Kembali

Ketua DPRD Jateng Sumanto mengimbau masyarakat untuk berhemat pasca-Lebaran di tengah ekonomi yang nggak pasti. (DPRD Jateng)

Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto menekankan pentingnya berhemat di tengah kondisi ekonomi yang masih lesu serta mengingatkan untuk menunda belanja yang nggak mendesak.

Inibaru.id – Apa kamu termasuk orang yang keuangannya compang-camping pasca-Lebaran? Habis-habisan untuk merayakan Lebaran mungkin bagi sebagian orang nggak bisa dihindari. Karena itu, pasca-Lebaran menjadi momen yang tepat untuk menata kembali keuangan.

Hal ini pula yang disampaikan Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto. Dia mengimbau masyarakat untuk segera menata kembali kondisi keuangan usai perayaan Lebaran. Hal ini penting, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global yang berdampak pada lesunya perekonomian nasional.

Menurut Sumanto, pasca Ramadan dan Idul Fitri sering kali menjadi masa rawan secara finansial karena tingginya pengeluaran, mulai dari Tunjangan Hari Raya (THR), biaya mudik, hingga pembelian kebutuhan Lebaran seperti pakaian baru.

"Masyarakat perlu berhemat karena Idul Fitri tahun ini jatuh di akhir Maret dan awal April. Bulan April masih panjang sehingga banyak kebutuhan lain yang tentu butuh biaya," ujarnya saat menjadi narasumber Dialog "Lebaran Usai, Saatnya Kembali Bergerak" di Radio Solopos, Selasa (15/4/2025).

Dia menilai, meskipun kondisi ekonomi belum stabil, masyarakat tetap dapat menjalani tradisi mudik dan merayakan Lebaran dengan lancar. Namun, Sumanto menekankan pentingnya kembali fokus pada pekerjaan dan pengendalian pengeluaran setelah masa libur usai.

"Ibaratnya setahun mereka bekerja, hasilnya dihabiskan saat Lebaran. Mudik dan balik lancar meski ada penurunan jumlah masyarakat yang mudik," ujarnya.

Sumanto juga mengingatkan agar masyarakat menunda rencana besar seperti renovasi rumah atau membeli kendaraan baru. Di tengah tekanan ekonomi saat ini, sikap hemat dan bijak dalam membelanjakan uang menjadi kunci bertahan.

"Semua merasakan situasi yang sulit ini, tapi jangan pesimis. Guncangan ekonomi terjadi di semua sektor. Jika negara berhemat, kita juga harus berhemat. Tunda rencana untuk renovasi rumah, dan membeli mobil. Dalam kondisi seperti ini, harus hati-hati untuk jangka panjang," ungkapnya.

Tekan Keinginan yang Nggak Penting

Sumanto hadir sebagai narasumber dalam Dialog "Lebaran Usai, Saatnya Kembali Bergerak" di Radio Solopos, Selasa (15/4/2025). Dalam kesempatan itu, dia meminta masyarakat jeli melihat peluang. (DPRD Jateng)

Pada kesempatan itu, Sumanto juga berpesan agar masyarakat bisa mengerem keinginan dan menunda belanja kebutuhan yang nggak terlalu penting. Bukan hanya berhemat, tapi hendaknya masyarakat juga lebih jeli melihat peluang usaha dan lapangan kerja demi menambah penghasilan.

Senada dengan Sumanto, Anggota Komisi A DPRD Jateng, Ayuning Sekar Suci, juga mengajak masyarakat untuk mengelola keuangan secara cermat setelah Lebaran. Dia menyoroti inflasi di Jawa Tengah yang mencapai 1,43 persen (month-to-month) pada Maret 2025, dipicu oleh kenaikan harga pada sektor makanan, minuman, dan tembakau.

"Penting untuk memulihkan dan menjaga kondisi finansial pasca-Ramadan dan Lebaran ini," ujarnya.

Ayuning juga menyoroti maraknya judi online yang dinilainya memperburuk kondisi ekonomi masyarakat, terutama di kalangan anak muda. Menurutnya, fenomena ini turut menurunkan daya beli karena uang habis untuk berjudi.

"Judi online ini perlu disikapi karena ikut menjadi pemicu turunnya daya beli masyarakat," katanya.

Pemulihan finansial keluarga pasca-Lebaran memang penting ya, Millens. Yuk kencangkan ikat pinggang kembali! (Siti Zumrokhatun/E01)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: