BerandaHits
Minggu, 21 Sep 2024 07:17

Kota Pekalongan Dorong Transaksi Non-Tunai untuk Cegah Kebocoran PAD

Transaksi cashless dinilai lebih aman dari kebocoran anggaran. (OCBC)

Pemerintah Kota Pekalongan terus mengupayakan optimalisasi transaksi non-tunai (cashless) dalam berbagai program dan kegiatan untuk mencegah kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Inibaru.id - Untuk mencegah kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kota Pekalongan mendorong seluruh perangkat daerah agar mengoptimalkan transaksi non-tunai (cashless) dalam berbagai program dan kegiatan. Upaya ini diharapkan dapat memaksimalkan pendapatan.

“Keuntungan transaksi elektronik ialah mengurangi tingkat kebocoran, misalnya terkait permasalahan retribusi parkir, tiket wisata, dan potensi PAD lainnya agar maksimal didapat,” beber Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, dalam Rapat Koordinasi Implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di Aula BPKAD, Rabu (18/9/2024).

Menurutnya, penggunaan transaksi elektronik nggak hanya mencegah kebocoran PAD, tetapi juga diterapkan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Progress penggunaan transaksi elektronik harus terus meningkat. Bahkan, pemkot untuk pengadaan, 30 persen (pembayarannya) harus menggunakan e-katalog lokal,” jelasnya.

Pemkot Pekalongan mendorong penggunaan transaksi cashless. (Dinkominfo Pekalongan)

Bank Jateng sebagai mitra kerja Pemkot Pekalongan dalam program ini, diminta untuk menyediakan infrastruktur yang memadai. Selain itu, transaksi non-tunai juga diterapkan di Pasar Podosugih dengan target 70 persen pedagang menggunakan sistem ini pada tahun 2026/2027.

“Saat ini implementasinya masih 30 persen,” tandasnya.

Meski penggunaan metode pembayaran non-tunai bisa meminimalisasi kebocoran anggaran, namun pengawasan harus tetap dilakukan. Setuju, Millens? (Siti Zumrokhatun/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: