BerandaHits
Sabtu, 25 Des 2020 11:46

Kota Manila Filipina Didirikan oleh Orang Minang?

Intramuros, cikal bakal Manila modern yang dibangun di masa pemerintahan Raja Sulaeman asli Minangkabau. (Intramuros Administration / Facebook)

Kabarnya, salah satu raja paling terkenal di Filipina zaman dulu asli dari Minangkabau. Dialah yang membangun cikal bakal Manila modern. Siapa sih sang raja tersebut?

Inibaru.id – Setiap kota pasti memiliki sejarah yang unik dan menarik. Salah satunya adalah sejarah Ibu Kota Filipina, Manila. Kabarnya, salah satu pendiri dari kota ini adalah orang Minangkabau, lo. Kok bisa? Seperti apa sih sejarahnya?

Jadi gini, Millens, sebelum bangsa Spanyol datang dan menjajah Filipina, ternyata Filipina dulu dipimpin oleh seorang raja bernama Raja Sulaeman. Nah, raja ini ternyata asli dari Minangkabau. Realitanya, orang Minang memang dikenal sebagai perantau tulen dari zaman dahulu. Jejak-jejak peninggalan orang Minang di Filipina bahkan bertebaran dan mudah untuk ditemukan.

Kabarnya, orang Minang dulu merantau dari Sabah dan Serawak terlebih dahulu. Kemudian, mereka juga bergeser ke Brunei, Sulu (Filipina Selatan), hingga akhirnya mencapai Manila.

Patung Raja Sulaeman di Manila, Filipina. (Walkaboutmanila)

Pada abad ke-16, terdapat tiga pemimpin kerajaan di Manila. Mereka adalah Raja Sulaeman, Raja Matanda, serta Raja Lakandula. Meski wilayahnya saling bertetangga, nggak ada masalah di antara ketiganya. Mereka memerintah wilayahnya masing-masing dengan baik.

Raja Sulaeman dan Raja Matanda memerintah di wilayah sebelah selatan Sungai Pasig yang kini dikenal sebagai Manila. Sementara, Raja Lakandula menguasai wilayah di utara sungai tersebut. Bahkan, ada kabar yang menyebut nama Manila berasal dari kata Bahasa Arab “Fi’amanillah” yang secara harafiah berarti di bawah perlindungan Allah.

Sayangnya, kedamaian Manila dan Filipina di bawah kepemimpinan raja-raja tersebut buyar saat Spanyol yang dipimpin Ferdinand Magellan datang. Raja Sulaeman yang juga menguasai Pulau Seludung pun secara gigih melawan armada Spanyol meski akhirnya harus mengakui kekalahannya.

Intramuros Walle City, jejak pemerintahan Raja Sulaeman. (Renz Mae Ladroma/positivelyfilipino)

Gara-gara dominasi Spanyol yang luar biasa, pengaruh kerajaan Islam di Filipina pun memudar. Kini, warga muslim nggak jadi mayoritas di sana. Hanya, pemerintah Filipina ternyata nggak ingin kehilangan jejak sejarahnya sehingga tetap melestarikan peninggalan Raja Sulaeman seperti Intramorus Walle City yang dibangun pada abad ke 16. Kabarnya, bangunan inilah yang jadi cikal bakal Manila Modern.

Kamu juga bisa mengecek patung Raja Sulaeman yang dibangun di Rizal Park, Manila.

Nggak nyangka ya Millens, ternyata ada kaitan sejarah yang erat antara Filipina dan bangsa Minang. (Kum/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: