BerandaHits
Senin, 4 Des 2022 08:26

Kopi, Susu, dan Teh Nggak Baik Dikonsumsi Ketika Makan Besar

Minum teh ketika makan besar nggak baik karena dapat menyebabkan anemia. (Deposit photo via Hipwee)

Ternyata, kopi, susu, dan teh sebaiknya nggak dikonsumsi saat makan besar. Alasannya dapat mengganggu penyerapan zat besi dan kalsium.

Inibaru.id – Bagi sebagian orang Indonesia, menyerutup kopi, susu, dan teh sembari makan adalah hal lumrah. Meski nikmat, namun ternyata ketiga minuman tersebut justru dapat menyebabkan anemia jika dikonsumsi berbarengan dengan makan.

Sebagai informasi, anemia merupakan suatu kondisi yang dikarenakan kurangnya sel darah merah atau sel darah yang nggak berfungsi dalam tubuh.

Asal kamu tahu, ketiga jenis minuman tersebut harus dihindari karena mengganggu penyerapan makanan. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum Perhimpunan Hematologi dan Transfusi Darah Indonesia (PHTDI), Dr dr TB Djumhana Atmakusuma, SpPD-KHOM.

"Pada saat makanan diserap itu harus dalam bentuk maksimal karena kalau ada teh, kopi, atau susu itu di dinding dari usus itu menghambat absorpsi (penyerapan)," ucapnya ketika menghadiri acara Peluncuran Kampanye 'Jangan Cuek, Ayo Cek Gejala Kurang Darah' di daerah Jakarta Pusat dilansir Detik Jumat (2/12).

Dia melanjutkan, akibat mengonsumsi ketiga minuman tersebut ketika makan zat besi dalam tubuh dapat berkurang sehingga menyebabkan anemia.

Jangan minum susu ketika makan besar agar penyerapan kalsium bisa maksimal. (Pixabay/Spencer Wing via Grid)

Eits, bukan berarti kamu nggak boleh mengonsumsi ketiga minuman merakyat itu ya. dr Djumhana menganjurkan untuk memberi jeda setidaknya dua jam usai makan agar penyerapan dapat diproses dengan baik.

"Jadi kosongkan dulu perutnya, bukan kosongkan dari makanan tapi dari teh, susu, dan kopi. Nanti setelah dua jam kan proses penyerapan akan selesai baru boleh minum," pesannya.

Hm, bagaimana dengan susu? Ternyata jika kamu mimun susu ketika makan besar bakal mengganggu penyerapan kalsium dari susu itu sendiri. Jadi ya, sia-sia. Informasi ini pernah dimuat Republika (29/11/2012).

"Zat besi yang kita konsumsi saat makan besar, akan mengganggu penyerapan kalsium di tubuh," ujar pakar nutrisi Emilia Achmadi, Kamis (29/11).

Kalau kamu termasuk orang yang suka minum apa sembari makan, Millens? (Siti Zumrokhatun/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: