BerandaHits
Rabu, 5 Mei 2020 11:12

Kegiatan Terakhir Didi Kempot Sebelum Berpulang

Didi Kempot, namanya dikenang sebagai salah satu legenda musik Indonesia (Inibaru.id/Audrian F)

Hingga saat-saat terakhirnya, Didi Kempot masih berkarya di bidang musik. Kabar kematiannya tentu membuat banyak orang terkejut.

Inibaru.id – Dunia musik Tanah Air dihebohkan dengan meninggalnya sang maestro campursari, Didi Kempot. The Godfather of Brokenheart meninggal pada Selasa (5/5/2020) pagi pukul 07.25. Kabar ini ibarat mimpi buruk bagi para Sobat Ambyar.

Sebelum meninggal, Didi ternyata masih berkarya di studio musik. Pria bernama asli Dionisius Prasetyo ini menyiapkan lagu baru untuk duet dengan Yuni Shara pada Senin (4/5) malam. Adik Didi, Lilik, menyebut kakaknya sempat merasakan nggak enak badan saat itu.

"Bilang, kok panas, nunggu di hotel dulu. Setelah satu jam, pulang, ke dokter dulu" ujar Lilik.

Lilik juga menyebutkan bahwa adiknya memang sangat sibuk akhir-akhir ini. Dia pun menduga Didi mengalami kelelahan.

“kalau saya prediksi ya begitu, kecapekan,” terang Lilik.

Lilik menegaskan jika Didi Kempot nggak memiliki riwayat penyakit apapun. Hanya, kesibukannya memang membuatnya sulit untuk mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Meski begitu, dr. Divan Fernandes dari RS Kasih Ibu Solo, tempat Didi Kempot ditangani sebelum tutup usia, menyebut Didi mengalami henti jantung.

""Pukul 07.25 WIB ke IGD dalam keadaan henti jantung. Sudah dilakukan pertolongan dengan maksimal. Tapi, kondisi tidak tertolong. Almarhum dinyatakan meninggal dunia pukul 07.45 WIB," jelas dr. Divan.

Kabar kematian Didi Kempot mengejutkan banyak pihak. (Inibaru.id/ Audrian F)

Sementara itu, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengaku sangat terkejut dengan kabar meninggalnya Didi Kempot. Hal ini disebabkan oleh pada Senin (4/5) sore, Rudy masih sempat berbincang dengan Didi lewat telepon.

“Kemarin sore masih telepon-teleponan sama saya,” ungkap Rudy.

Begitu mendengar kabar ini, Rudy pun langsung menemui keluarga Didi. Setelah pertemuan tersebut, Rudy mendapatkan informasi bahwa jenazah Didi akan dimakamkan di Ngawi, Jawa Timur. Sebelum dimakamkan, jenazah Didi akan disemayamkan di rumah duka di Solo.

Beberapa hari sebelum meninggal, Didi membuat sebuah lagu berjudul "Ojo Mudik". Lagu yang dirilis di Youtube pada 28 April 2020 ini diciptakan untuk memberikan pesan pada masyarakat demi menekan penyebaran virus corona.

Sekitar dua minggu sebelumnya, tepatnya pada Sabtu (11/4) Didi Kempot menggelar "Konser Amal dari Rumah" di sebuah stasiun televisi swasta. Konser ini berhasil mengumpulkan donasi sebanyak Rp 7,6 miliar. Hasil donasi ini disumbangkan ke berbagai wilayah yang terdampak pandemi Covid-19.

Selamat jalan legenda. Terima kasih atas semua karyamu yang menghiasi kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, Lord Didi Kempot. Semoga amalnya diterima Tuhan YME, ya Millens. (Tri/MG31/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Ternyata Bumi Kita Nggak Seburuk Itu, Simak Kabar Baik Pemulihan Alam Belakangan Ini!

21 Jan 2026

Kata Pakar Soal Makanan yang Bisa Bertahan Lebih dari 12 Jam

22 Jan 2026

Apakah Indonesia Sudah Memasuki Puncak Musim Hujan?

22 Jan 2026

Tradisi Unik jelang Ramadan; Nyadran 'Gulai Kambing' di Ngijo Semarang

22 Jan 2026

Bukan Cuma Rokok, Tekanan Finansial Juga Jadi Ancaman Serius buat Jantung

22 Jan 2026

Pantura 'Remuk' Pasca-Banjir, Pemprov Jateng Mulai Hitung Kerugian dan Siapkan Strategi Baru

22 Jan 2026

Menurut PBB, Dunia Sudah Memasuki Fase Kebangkrutan Air Global!

23 Jan 2026

Waktu-waktu Terburuk untuk Liburan ke Jepang pada 2026

23 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: