BerandaHits
Kamis, 30 Okt 2024 16:06

Kapan Suhu Panas di Indonesia akan Turun?

Ilustrasi: Suhu udara panas di Indonesia yang menyengat dalam beberapa waktu belakangan. (Jatengprov)

Dalam beberapa hari belakangan, suhu udara di Indonesia sangat menyengat. Kapan ya kira-kira hal ini bakal mereda?

Inibaru.id – Sebenarnya, suhu udara di atas 30 derajat Celsius bukanlah hal aneh bagi orang Indonesia. Namun, dalam sepekan belakangan, suhu panas di Indonesia cukup menyiksa.

Pada siang hari ini misalnya, di Kota Semarang, suhu mencapai 34 derajat Celsius. Tapi, real feel-nya mencapai 41 derajat Celsius. Kebayang kan segerah apa rasanya suhu udara di siang hari?

Kalau menurut tim meteorologi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), nggak hanya Kota Semarang yang merasakan suhu panas dalam beberapa hari belakangan. Di Larantuka, Nusa Tenggara Timur pada Senin (28/10/2024) lalu, suhunya mencapai 38,4 derajat Celsius. Lampung, Pekanbaru, Palembang, Sidoarjo, Bulungan (Kalimantan Utara), Sikka (NTT), juga mencatat suhu 35,4 sampai 36,4 derajat Celsius!

Apakah ada semacam fenonema iklim atau badai matahari yang disebutkan sejumlah warganet yang jadi penyebab suhu panas di Indonesia belakangan ini? Kalau menurut Ketua Tim Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG Ida Pramudawardani, penyebabnya ada dua, yaitu gerak semu matahari dan pengaruh siklon tropis, Millens.

Gerak semu matahari, apa itu? Kalian menyadari nggak kalau di pertengahan tahun matahari beredar sedikit ke utara, bukannya tegak di tengah atas langit, lalu berangsur-angsur bergeser ke selatan pada pergantian tahun? Itulah pergerakan semu matahari yang mempengaruhi perubahan musim di negara-negara subtropis.

Siklon tropis Kong-rey menarik banyak awan di Indonesia sehingga bikin paparan matahari lebih terasa. (Windy)

Nah, pada Oktober, matahari persis berada di tengah atas langit dan membuat paparan sinarnya ke wilayah ekuator jadi lebih banyak. Efeknya, suhu jadi terasa lebih panas, deh.

“Intensitas radiasi matahari di wilayah Indonesia meningkat. Efeknya adalah suhu udara terasa lebih panas,” ucap Ida sebagaimana dinukil dari Kompas, Rabu (30/10/2024).

Yang kedua, adanya siklon tropis Kong-rey di Samudra Pasifik, yang diperkirakan bakal jadi taifun besar yang akan menerjang Taiwan, menarik awan dari berbagai wilayah, termasuk Indonesia. Dampaknya, banyak wilayah di Tanah Air yang jadi minim awan. Kamu tahu sendiri kan kalau nggak ada awan, pas siang hari pasti terasa sangat panas.

Lantas, kapan suhu panas di Indonesia ini akan mereda? Siklon tropis Kong-rey akan melemah sekaligus menjauh pada awal November 2024 nanti. Pengaruhnya pada pertumbuhan awan di langit Indonesia pun akan berkurang. Saat itulah, hujan bisa kembali turun dan suhu udara akan nggak sepanas sekarang.

“Beberapa hari ke depan ada potensi pembentukan awan hujan. Dengan diprediksi hujan turun secara konsisten beberapa waktu ke depan, suhu permukaan juga diprediksi akan menurun,” ungkap Ida.

Semoga saja, ya, Millens, prediksi ini benar adanya. Jadi, kita bisa kembali merasakan suhu udara yang nggak terlalu panas. (Arie Widodo/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: