BerandaHits
Senin, 18 Jul 2021 14:00

Kala Duit Tak Berseri Bos Jalan Tol Jusuf Hamka Bahagiakan Para Pedagang

Bos jalan tol Jusuf Hamka saat memborong dagangan di Jakarta. (Merdeka/IG @jusufhamka)

Bos jalan tol Jusuf Hamka ingin membantu para pedagang yang terdampak kebijakan PPKM Darurat akibat pandemi Covid-19 yang semakin menggila. Dia memborong dagangan para pedagang agar tetap untung dan bisa segera menutup lapaknya sebelum waktu berdagang habis.

Inibaru.id – Salah satu pihak yang paling merasakan dampak dari PPKM Darurat adalah para pedagang, khususnya pedagang kecil yang sangat menggantungkan hidupnya dari keuntungan berjualan setiap hari. Nah, demi membantu meringankan beban para pedagang yang sulit mendapatkan penghasilan di masa PPKM Darurat ini, duit tak berseri bos jalan tol Jusuf Hamka pun diberikan kepada mereka.

Kamu tahu sendiri kan, di masa PPKM Darurat ini, jam berjualan dibatasi. Mereka pun juga terkadang harus berhadapan dengan razia Satpol PP. Menariknya, Wali Kota Jakarta Pusat Dhani Sukma, Camat Johar Baru Nurhelmi Savitri, serta sejumlah petugas Satpol PP mendampingi Jusuf Hamka untuk mendatangi para pedagang di pinggir jalan pada Kamis (15/7/2021).

Mereka nggak sedang iseng razia atau hanya menanyakan kabar para pedagang. Agar para pedagang ini patuh dengan jam izin berdagang di masa PPKM Darurat, Jusuf Hamka berinisiatif untuk memborong semua barang yang didagangkan para pedagang. Mereka pun bisa segera mengemasi lapaknya sehingga nggak bakal kena razia.

Lantas, dikenakan barang-barang yang diborong Jusuf Hamka ini? Ternyata barang-barang ini dibagikan secara gratis kepada warga yang sedang menjalani isolasi mandiri. Mereka juga membutuhkan pasokan barang-barang kebutuhan sehari-hari karena nggak bisa bekerja seperti biasa.

Jusuf Hamka melakukannya bersama Camat Johor Baru Nurhelmi Savitri serta Wali Kota Jakarta Pusat Dhani Sukma. (Merdeka/IG @jusufhamka)

Ide untuk memborong dagangan ini berasal dari Jusuf Hamka, Dhani Sukma, serta Nurhelmi Savitri. Tujuan mereka bukanlah untuk pamer, melainkan hanya agar para pedagang benar-benar mematuhi aturan menutup lapaknya pukul 8 malam. Nah, biar para pedagang juga nggak merugi, dagangan mereka pun sebaiknya dihabiskan.

“Kita kerja sama antar pemerintah dan saya untuk membantu. Jadi kamu bisa pulang,” terang Jusuf kepada salah seorang pedagang yang diborong dagangannya.

Nah, makanan dan barang dagangan lain yang diborong Jusuf ini kemudian dikumpulkan di kecamatan. Setelahnya, bakal ada petugas yang mengurus pembagian barang-barang dagangan ini ke warga yang menjalani isolasi mandiri serta para kaum duafa.

Tapi, ternyata nggak semua pedagang senang dengan aksi Jusuf. Ada juga yang ternyata kurang berkenan saat diminta untuk segera menutup lapaknya. Akhirnya, Jusuf memutuskan untuk memberi uang lebih banyak agar sang pedagang mau segera menutup lapaknya untuk sementara waktu.

“Semoga UMKM tetap hidup. Jadi saya imbau kepada teman-teman pengusaha yang mampu, ayo mari kita bantu saudara-saudara kita,” pesan Jusuf kepada orang-orang berduit lain agar mau saling membantu di masa sulit karena pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. (Mer/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: