BerandaHits
Kamis, 6 Mar 2019 19:19

Jangan Sembarangan, Diet Puasa Juga Ada Risikonya

Ilustrasi diet. (Kompas/ Wand_Prapan)

Bisa dibilang, diet puasa itu gampang gampang susah. Selain itu, diet ini juga punya risiko yang cukup banyak.

Inibaru.id – Selain diet mayo atau diet mediterania, diet puasa juga tenar di kalangan pejuang diet. Jenis diet yang juga disebut intermittent fasting ini mengatur pola makan dengan cara berpuasa makan selama 16 jam, tapi kamu masih bisa mengonsumsi minuman.

Diet puasa ini disebut bisa membantu tubuh mengendalikan tekanan darah dan kolesterol karena tubuh melakukan pembakaran lemak lebih efektif saat puasa. Hormon insulin juga lebih sensitif terhadap makanan dengan diet puasa.

Namun, ada pula beberapa efek samping yang bakal kamu rasakan saat awal melakukan diet puasa ini.

Mudah Lapar

Ketika pertama memulai diet puasa, level ghrelin atau hormon yang meningkatkan nafsu makan akan terus bertambah sehingga kamu merasa lapar. Hal ini diungkapkan ahli gizi teregistrasi Stephanie Ferrari.

“Selama 3-5 hari awal akan terasa sangat buruk, namun akan ada waktu di mana kamu mencapai jendela makan dan tidak lagi merasa lapar,” kata Stephanie.

Kamu bisa mengatasinya dengan memperbanyak minum air putih pada satu hingga dua minggu pertama. Dengan minum air putih yang banyak, perut akan terasa kenyang dan membuatmu tetap terjaga dari kantuk seperti ditulis Kompas.com, Selasa (5/3/2019).

Sakit Kepala

Sakit kepala adalah hal yang biasa dirasakan saat melakukan diet puasa. Ini terjadi karena tubuh sedang membiasakan diri dengan jadwal makan baru.

Menurut Stephanie, sakit kepala bisa disebabkan level gula darah yang menurun serta banyaknya hormon stres yang dilepaskan otak ketika puasa. Seiring berjalannya waktu, tubuh akan terbiasa dengan jadwal makan baru itu, kok.

Kurang Tenaga

Saat diet puasa, tubuh akan terasa lemas dan kurang bertenaga karena sebelumnya kamu terbiasa makan sepanjang hari. Kurangnya tenaga itu didasari karena tubuh nggak lagi mendapatkan asupan bahan bakar secara konstan.

Untuk mengatasinya, pastikan kamu nggak melakukan banyak kegiatan yang menghabiskan terlalu banyak energi, terutama pada minggu awal. Hindari olahraga berat, gantilah dengan berjalan kaki.

Merasa Kedinginan

Stephanie mengatakan, kondisi gula darah menurun lantaran berpuasa membuatmu lebih sensitif dan mudah merasa kedinginan. Lawan rasa kedinginan tersebut dengan minum teh, mandi air hangat, menggunakan pakaian berlapis, dan menghindari berada di luar ruangan ketika dingin dalam waktu yang lama.

Rasa Terbakar, Kembung, dan Sembelit

Diet puasa dapat menyebabkan konstipasi atau sembelit jika tubuh nggak cukup terhidrasi. Kalau sudah begitu, kamu bakal kembung dan nggak nyaman. Stephanie menyarankan, banyaklah minum air putih untuk mengatasi masalah-masalah tersebut. Pastikan kamu cukup tidur dan nggak makan makanan berminyak serta pedas supaya nggak memperburuk rasa terbakar tersebut, Millens.

Makan Berlebih

Orang-orang yang baru melakukan diet puasa cenderung makan secara berlebihan. Hal ini bisa disebabkan karena mereka menganggap besaran kalori nggak berpengaruh pada dietnya. Bisa juga karena terlalu lapar sehingga sangat bersemangat saat bertemu makanan.

Gejala-gejala ini biasanya terjadi hanya seminggu atau maksimal tiga minggu awal. Untuk menghindarinya, kamu bisa makan secara bertahap sehingga diet puasa akan terasa sehat. Dengan makan secra bertahap, nafsu makan bakal berkurang, ketajaman mental bertambah, lingkar pinggang juga mengecil.

Eits, meski dinilai cukup efektif, diet puasa nggak diperuntukkan untuk semua orang lo. Ibu hamil, penderita diabetes, ibu menyusui, dan anak-anak nggak boleh melakukan diet ini. Penderita penyakit kronis juga harus konsultasi terlebuh dahulu ke dokter sebelum berdiet.

Sobat Millens pernah atau justru sedang melakukan puasa diet ini nggak? (IB24/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sirkuit Mandalika Kantongi Homologasi Grade A FIM untuk MotoGP 2026

9 Okt 2026

Mengulik Asal Nama Rondo Royal, Jajanan Tape Goreng Khas Jepara

11 Okt 2026

Penonton MotoGP Mandalika 2026 Tembus 157 Ribu, Cetak Rekor Baru

12 Okt 2026

Gentengisasi Jateng Disiapkan, 1,1 Juta Keping Genteng Dibutuhkan

13 Okt 2026

Pemerintah Tutup Permanen Ekspor Benih Lobster, Penyelundup Bakal Diburu

14 Okt 2026

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal hingga 2028

21 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: