BerandaHits
Sabtu, 9 Jan 2026 18:47

Jadi Misteri, Kenapa Baju Perempuan Jarang Dilengkapi Saku?

Baju perempuan jarang dilengkapi saku bukanlah kebetulan. (Freepik)

Ternyata ada alasan historis dan strategi industri di balik absennya saku pada pakaian perempuan.

Inibaru.id – Pernah nggak sih, kamu merasa kesal karena dapet dress atau celana cantik tapi pas mau nyimpen HP atau kunci, ternyata nggak ada sakunya? Kalaupun ada, biasanya cuma saku "pajangan" yang ukurannya mini banget, bahkan nggak cukup buat masukin satu jari pun.

Ternyata, fenomena baju perempuan yang minim saku ini bukan sekadar kebetulan atau kesalahan desain lo, Gez. Ada sejarah panjang, standar kecantikan, hingga strategi industri yang "main" di baliknya. Yuk, kita bongkar ceritanya!

Dulunya Pernah Punya Saku Besar

Siapa sangka kalau pada abad ke-16 hingga 17, perempuan sebenarnya punya "saku" yang cukup luas. Namanya tie-on pockets, yaitu kantong kain yang diikat di pinggang dan disembunyikan di balik rok lebar. Pada masanya, kantong ini jadi simbol kemandirian karena perempuan bisa bawa uang dan kunci sendiri secara tersembunyi.

Perubahan mulai terjadi saat tren mode dunia mulai mengagungkan siluet tubuh ramping dan pinggang kecil. Para desainer saat itu menganggap keberadaan saku bakal bikin baju kelihatan "gelembung" dan merusak garis busana yang anggun. Sejak saat itulah, saku perlahan dihilangkan demi estetika.

Strategi Biar Jualan Tas Laris?

Dengan minimnya saku, perempuan menjadi semakin tergantung pada tas. (Unsplash)

Selain urusan estetika, faktor industri mode juga punya peran besar. Dengan absennya saku di baju, perempuan otomatis jadi bergantung banget sama tas tangan. Hal ini tentu saja menguntungkan industri aksesori. Bayangkan berapa triliun nilai pasar tas tangan di dunia, mulai dari tas harian sampai statement bag mewah yang harganya selangit.

Saku itu Politis!

Bagi sebagian orang, saku mungkin cuma detail kecil. Tapi menurut Caroline Stevenson, akademisi mode dari University of the Arts London, saku sebenarnya punya unsur politis. Membatasi ruang simpan di pakaian perempuan secara nggak langsung membatasi kebebasan bergerak dan kemandirian mereka.

Nggak cuma itu, penulis Elizabeth Evitts Dickinson juga menjelaskan kalau gerakan meletakkan tangan di saku sering diasosiasikan dengan rasa percaya diri dan otoritas. Tanpa saku, secara simbolis ada ruang kepercayaan diri yang ikut hilang dari perempuan.

Keresahan ini akhirnya memuncak di media sosial lewat gerakan #WeWantPockets. Banyak perempuan menuntut agar pakaian masa kini nggak cuma cantik dipandang, tapi juga fungsional. Perempuan butuh saku bukan cuma buat gaya, tapi buat kenyamanan dan kebebasan bergerak tanpa harus selalu menenteng tas ke mana-mana.

Saku pada baju perempuan adalah bukti kalau dunia mode seringkali lebih mengutamakan "penampilan" daripada "kenyamanan" pemakainya. Tapi perlahan, tren ini mulai berubah seiring banyaknya brand yang mulai sadar kalau saku adalah hak segala bangsa, termasuk perempuan!

Gimana kalau kamu, Gez? Lebih suka baju yang siluetnya rapi tanpa saku, atau yang punya saku lebar biar bisa naruh apa aja? (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kapan Deadline Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax?

25 Feb 2026

Serunya Petualangan Ngabuburit Sambil Naik KRL Solo-Jogja

25 Feb 2026

Seleksi Jabatan Sekda Kota Semarang, Terbuka untuk Seluruh ASN di Tanah Air

25 Feb 2026

AMSI: Perjanjian Dagang RI–AS Jangan Gerus Kedaulatan Kebijakan Pers Kita!

25 Feb 2026

Mitos Transfusi Darah Batalkan Puasa, Pendonor di PMI Semarang Turun Drastis

25 Feb 2026

Nggak Ada Daerah yang Berhasil Raih Adipura 2026, Ini Sebabnya

25 Feb 2026

Mudik Eksklusif Jakarta-Solo-Jogja Makin 'Vibes' dengan Kereta Panoramic

25 Feb 2026

Cerita Jalur Kereta Terpanjang di Dunia: Trans-Siberian Railway

26 Feb 2026

Eksis Sejak 1955, Percetakan Menara Kudus Terus Konsisten Produksi Al-Quran Fisik

26 Feb 2026

Tradisi Ngabuburit di Jalur Kereta Api, KAI Daop 4 Semarang: Membahayakan!

26 Feb 2026

Berburu Patin Monster di Danau Semarang Zoo, Berbekal Joran dan Rasa Penasaran

26 Feb 2026

Bukan Sekadar Berisik, Tradisi Tongtek Jepara Adalah Simbol Solidaritas dan Kreativitas Tanpa Batas!

26 Feb 2026

Mizab Al Rahman, Talang Emas Berduri Ka’bah yang Penuh Berkah

26 Feb 2026

Hanya Eksis di Ramadan, Begini Kelezatan Petis Bumbon Khas Semarang

27 Feb 2026

Cek Jadwal Gerhana Bulan Total di Indonesia pada 3 Maret 2026 Nanti

27 Feb 2026

Apresiasi Pelanggan Setia dengan Mobil dan Skuter via Program BombasTri

27 Feb 2026

Tawur Agung Kesanga Nasional 2026 di Candi Prambanan, Catat Tanggal Mainnya!

27 Feb 2026

Matematika Sulit? Bisa Jadi Karena Otakmu 'Gagal Move On' dari Kesalahan

27 Feb 2026

Korea Selatan Berencana Bebaskan Visa untuk Turis Indonesia!

27 Feb 2026

Menguak Asal Istilah 'Udan Kethek', Fenomena Hujan Turun saat Cuaca Sedang Panas

28 Feb 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: