BerandaHits
Minggu, 18 Des 2021 15:44

Jadi Debat Tahunan Natal dan Tahun Baru, Wamenag Angkat Bicara Soal Ucapan Selamat Natal

Wamenag Zainut Tauhid Sa’adi angkat bicara soal debat tahunan ucapan selamat Natal jelang libur Natal dan Tahun Baru. (Pikiran Rakyat - Dok Kemenag)

Tiap tahun, pasti ada debat menjelang Natal dan Tahun Baru. Debat ini berupa apakah Muslim boleh memberikan ucapan selamat Natal ke kaum Nasrani apa nggak. Nah, Wamenag ternyata angkat bicara soal perdebatan ini.

Inibaru.id – Di Indonesia, ada jadwal debat tahunan yang pasti berulang di media sosial. Kalau menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), biasanya sih soal debat apakah boleh Muslim ucapkan Selamat Natal atau nggak ke kaum Kristiani. Nah, saking panasnya debat yang seperti nggak berujung ini, Wakil Menteri Agama (Wamenag) sampai angkat bicara, lo.

Selain jadwal debat tahunan menjelang Natal dan Tahun Baru, ada lagi sih jadwal debat lain yang cukup seru. Biasanya kalau di awal tahun soal perayaan Hari Valentine, yang lain sih menjelang peringatan G30SPKI alias 30 September. Perdebatannya tiap tahun ya itu-itu saja, tapi panasnya selalu terasa dan bikin gerah banyak warganet.

Jadi gini, Millens, Wamenag Zainut Tauhid Sa’adi ini juga adalah Wakil Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat. Jadi, kalau sampai beliau angkat bicara, nggak bakal asal-asalan deh. Nah, Zainut pun memberikan penjelasan soal bagaimana jika Muslim memberikan ucapan selamat Natal kepada saudaranya yang beragama Nasrani.

“Sebagian ulama ada yang melarang dan sebagiannya lagi membolehkan,” terang Zainut, Sabtu (18/12/2021).

Simpel ya. Tapi intinya begini sih, Zainut menjelaskan kalau MUI Pusat bahkan sampai sekarang belum mengeluarkan fatwa soal hukum memberikan ucapan selamat Natal kepada umat Kristiani yang merayakan.

MUI belum mengeluarkan fatwa soal apakah boleh mengucapkan selamat Natal atau tidak. (Medcom)

“MUI mengembalikan masalah ini kepada umat Islam untuk mengikuti pendapat ulama yang sudah ada sesuai dengan keyakinannya,” saran Zainut.

Jadi, Zainut sendiri mengaku menghormati pendapat ulama-ulama yang menyebut ucapan selamat Natal adalah haram atau nggak boleh diucapkan oleh Muslim. Sebaliknya, dia juga menghargai pendapat ulama yang membolehkan umat Muslim mengucapkannya.

“Saya menghormati pendapat ulama yang menyatakan mengucapkan selamat Natal itu hukumnya mubah atau boleh dan nggak dilarang oleh agama, karena didasarkan pada argumentasi bahwa hal itu bukan bagian dari keyakinan agama, tetapi sebatas memberikan penghormatan atas dasar hubungan kekerabatan, kekeluargaan, dan relasi antar-umat beragama,” ungkap Zainut.

Nah, Zainut pun berpesan kepada umat Islam di Indonesia untuk saling menghormati perbedaan pendapat ini. Kalau ada yang memilih untuk mengucapkan, jangan dihujat. Kalau ada yang menganggapnya haram diucapkan, jangan pula dimusuhi. Kalau nggak, bisa jadi malah kerukunan umat terganggu.

Kalau kamu, menjelang Natal dan Tahun Baru ini, apakah juga ikut debat soal mengucapkan selamat Natal, Millens? Atau jangan-jangan kamu nggak peduli amat asalkan semua damai dan menikmati libur akhir tahun, nih? (Det/B09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: