BerandaHits
Selasa, 16 Des 2019 11:30

Ini Alasan Susi Pudjiastuti Larang Ekspor Benih Lobster

Benih lobster. (News.kkp.go.id)

Isu diizinkannya kembali ekspor benih lobster yang sebelumnya dilarang membuat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti angkat bicara. Apa sih alasan Susi melarangnya?

Inibaru.id – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti buka suara terkait dengan kontroversi rencana diizinkannya kembali penjualan benih lobster. Isu ini masih menjadi perdebatan hangat masyarakat, khususnya di dunia maya.

Tempo, Minggu (15/12/19), menulis, Susi membeberkan mahalnya biaya ongkos kirim benih lobster.

Nah tahu kan sekarang! Ongkos kirim saja dapat satu sampai dengan dua Brompton,” cuitnya di akun Twitter pribadinya @susipudjiastuti pada Minggu (15/12).

Cuitan tersebut adalah lanjutan dari rentetan cuitan sebelumnya yang intinya adalah tarif penyelundupan benih lobster. Harga untuk setiap koper benih lobster bisa sampai ratusan juta karena untuk setiap benih lobster dihargai Rp30 ribu.

Sebagai contoh, di Jakarta, tarif penyelundupannya per koper mencapai Rp115 juta. Sementara itu, di Surabaya tarifnya Rp100 juta dan di Jambi Rp85 juta per koper.

Susi juga mengungggah tautan yang isinya adalah berita dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tentang dugaan aliran dana dari luar negeri bagi pengepul benih lobster dengan nilai fantastis, yakni Rp 300 hingga 900 miliar!

Dia lalu membandingkan nilai dari bibit lobster dengan lobster yang sudah dewasa. Jika di dalam satu koper bibit lobster berisi sekitar 8.000 ekor, harganya setara dengan dua unit sepeda motor Harley Davidson atau 60 unit sepeda Brompton.

Namun, jika lobster ini dibiarkan besar di lautan, maka nilainya akan setara dengan 20 unit sepeda motor Harley atau 600 sepeda Brompton!

“Tidak usah kasih makan, Tuhan yang memelihara, manusia bersabar dan menjaga pengambilannya, Tuhan lipat gandakan,” jelasnya tentang pemeliharaan lobster.

Sementara itu, Kepala PPATK, Ahmad Badaruddin menyebut pihaknya dalam setahun terakhir bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Badan Reserse Kriminal Polri mengungkap aliran dana dari luar negeri yang diduga diberikan kepada pengepul bibit lobster dari tangkapan nelayan lokal.

“Itu menarik bahwa penyelundupan lobster juga menggunakan tata cara pencucian uang yang melibatkan beberapa usaha, termasuk pihak yang eksor dan impor,” ucap Ahmad.

Millens setuju dengan pendapat Susi untuk tetap melarang benih lobster ini? (IB09/E06)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: