BerandaHits
Selasa, 24 Mei 2021 16:13

Ingin Berkebun Organik? Yuk Simak Tips-Tips Berikut

Berkebun organik semakin menarik untuk dilakukan. (Flickr/ woodleywonderworks)

Belakangan ini, aktivitas berkebun organik diminati banyak orang. Nah, biar berhasil, yuk simak apa saja yang perlu dilakukan?

Inibaru.id – Salah satu hobi yang dilakukan banyak orang di masa pandemi adalah berkebun. Nah, salah satu jenis berkebun yang mulai diminati adalah berkebun organik. Kabarnya, cara berkebun ini bisa memberikan banyak manfaat bagi alam, lo.

Memang, perkembangan teknik perkebunan membuat kita bisa berkebun di lahan sempit, di sekitar atau bahkan dalam rumah, hingga di tanah pekarangan. Masalahnya, kalau kita sembarangan memberikan pupuk, khususnya yang bukan alami, bisa membuat lingkungan jadi rusak. Karena alasan inilah semakin banyak orang yang mulai melirik berkebun secara organik.

Nah, berikut adalah sejumlah tips berkebun organik yang sebaiknya kamu perhatikan.

Siapkan Tanahnya Dulu

Meski sekarang menanam nggak harus memakai media tanah, nggak ada salahnya juga untuk menyiapkannya untuk mencoba berkebun secara organik. Pastikan bahwa tanah yang bakal dipakai berkualitas dan “sehat”.

Masukkan pupuk kompos atau pupuk kandang ke dalamnya. Keberadaan pupuk ini akan membuat tanah dipenuhi nutrisi yang dibutuhkan tanaman. Karena organik, hindari penggunaan pupuk kimia, ya?

Hal lain yang perlu kamu perhatikan adalah penghalang hama. Jangan gunakan pestisida atau bahan kimia pembunuh hama lainnya. Sebagai contoh, kamu bisa membuat rumah plastik kecil atau jaring penghalau serangga. Jika hal itu dirasa terlalu ribet, bisa kok memasang semacam botol plastik yang diberi air atau bahan lain untuk mengalihkan perhatian hama.

Berkebun organik harus memperhatikan keseimbangan alam. (Flickr/NC State Extension Garde)

Memperhatikan Keseimbangan Alam

Namanya juga berkebun secara organik, tentu yang diperhatikan adalah keseimbangan alam. Kamu bisa membiarkan kupu-kupu, burung, lebah untuk sering hinggap di kebun. Mereka bisa membantu penyerbukan atau penyebaran benih, lo.

Kamu bisa menanam sejumlah bunga yang bisa mengundang kupu-kupu atau serangga. Membuat kolam kecil juga bisa jadi pilihan menarik.

Perhatikan Jenis Tanaman

Meski sayuran atau buah yang kamu tanam ukurannya kecil, jangan terus-terusan menanam yang sama, ya? Rotasi tanaman dengan yang lain. Hal ini diharapkan bisa membantu mencegah nutrisi di dalam tanah habis dengan cepat sekaligus mencegah munculnya penyakit tanaman.

Jarak antar tanaman juga harus kamu perhatikan agar pertumbuhannya bisa berlangsung dengan maksimal.

Perhatikan Cara Merawat Tanaman

Pastikan tanaman mendapatkan sinar matahari dengan cukup ya. Nah, kalau menyiramnya, juga nggak boleh sembarangan. Kalau terlalu sering misalnya, bisa jadi akan membuat pertumbuhan jamur yang merusak daun atau akar semakin parah.

Baca-bacalah dulu tentang aturan penyiraman tanaman sesuai dengan jenisnya. Selain itu, kamu juga sebaiknya memastikan kebun terbebas dari gulma atau rumput-rumput liar yang bisa membuat nutrisi tanah cepat habis.

Memang, berkebun organik gampang-gampang susah untuk dilakukan. Asalkan mau telaten, hasilnya bisa sangat memuaskan, lo. Jadi, kapan mulai mencoba menanam, Millens? (Cnn/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: