BerandaHits
Jumat, 4 Feb 2021 09:56

Iming-Iming Medali Bikin Lomba Lari Makin 'Seksi'

Karena pandemi, lomba lari diubah jadi virtual. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Salah satu magnet yang memikat peserta lomba lari virtual adalah kemudahan mendapat medali. Berbeda dengan lomba yang digelar offline, lari virtual lebih longgar aturannya. Sepertinya, inilah yang membuat lomba lari virtual dilirik para pelari pemula.

Inibaru.id - Dody Widhisusanto mengawali Sabtu pagi dengan tubuh yang basah kuyup oleh keringat. Lelaki ini mengaku sudah menempuh jarak 3 Km sejak subuh tadi. Biar saya percaya, dia menunjukkan jarak lari yang tertera di running watch miliknya.

Belakangan, berlari menjadi hobi baru teman kantor saya ini. Status Whatsapp-nya lebih sering memamerkan aktivitas berlarinya. Saya sempat "rasan-rasan" kok dia lebih langsing dan gesit ya?

“Sekarang aku (sudah seperti) atlet,” ujarnya sambil berkacak pinggang.

Dodi saat berlari di sekeliling rumahnya. (Inibaru.id/ Audrian F)

Dodi makin intens melakukan hobinya ketika mengikuti event lari virtual. Seperti namanya, lomba ini diikuti dari rumah masing-masing, nggak perlu lagi berkumpul di suatu tempat. Cukup bermodal aplikasi (dan mematuhi aturan), para peserta bisa mendapatkan jersey dan medali.

Jarak lari yang harus ditempuh juga nggak sama. Minimal, 5 Km dan nggak harus diselesaikan hari itu juga. Wah, lomba yang santuy ya, Millens?

Bagi Dody, lomba lari virtual menarik diikuti. Dia nggak harus ketemu pelari lain. Katanya, dia cukup insecure kalau harus melihat sepatu mereka. Sebab lain, dia tetap bisa dapat medali.

“Aku pernah lihat pelari profesional punya banyak medali. Semenjak itu aku pengin juga mengoleksi medali,” katanya.

Medali pertama Dody. (Inibaru.id/ Audrian F)

Hingga akhir Januari 2021, Dody sudah mengikuti dua event virtual running. Kesimpulan saya, dia mulai "keranjingan" mengoleksi medali.

Lari virtual ini nggak cuma menarik minat Dodi. Saiful Anam, yang tahu kalau rekan kerjanya mengikuti lomba ini, juga nggak mau kalah. Dia berencana ikut lomba lari. Untuk mendukung rencananya, dia juga membeli sepatu lari.

“Lari virtual ini seperti lahan baru. Soalnya dengan lari intesitasnya bisa lebih dikendalikan daripada sepak bola atau badminto,” tutur Anam.

Sayangnya, rencanya Anam ikut lomba lari harus tertunda lantaran masalah kesehatan. Menjelang hari H, dia terkena diare. Nggak cukup dengan perut yang melilit, Anam juga baru menyadari dirinya mendapat "musibah" lain.

“Saya malah salah beli sepatu. Yang saya beli ternyata bukan sepatu lari,” pungkasnya. Jadi, apakah Anam bakalan membeli sepatu lari yang sesungguhnya untuk ikut event ini? Entahlah. Yang jelas lari virtual memang menarik untuk diikuti.

Lari Virtual Biar Komunitas Tetap Jalan

Semarang Runner saat melakukan kegiatan sebelum pandemi. (Inibaru.id/ Audrian F)

Kata Victorio Kharismayana, pegiat komunitas Semarang Runner, pendemi membuat semuanya serba mandek. Begitu juga kegiatan lari komunitasnya. Adanya larangan kerumunan membuat event lari konvensional mustahil dilakukan.

Agar tetap produktif, Semarang Runner membuat event lari virtual. Tujuannya agar masyarakat dan terutama rekan se-komunitasnya bisa tetap berlari meski di tengah pandemi tanpa melanggar protokol kesehatan.

“Sebenarnya lebih meriah kalau offline ya. Namun pandemi ini kan nggak tahu kapan berakhir. Jadi mungkin kami akan bikin virtual running lagi,” katanya pada Minggu (24/1).

Hm, jadi kamu mau ikutan lari virtual juga nggak? Jangan mager melulu ah! (Audrian F/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: