BerandaHits
Rabu, 6 Sep 2022 16:35

Imbas Kenaikan BBM, Harga Cabai Mulai Tinggi Lagi

Di pasar tradisional Klaten, harga cabai mengalami kenaikan akibat kenaikan harga BBM. (Antara)

Harga BBM naik memengaruhi tarif distribusi cabai ke Klaten. Nggak ayal kini harga cabai kembali tinggi.

Inibaru.id - Banyak harga yang berubah menjadi lebih tinggi setelah pemerintah memutuskan menaikkan harga BBM pada Sabtu (3/9/2022). Cabai adalah salah satu komoditas yang harganya turut naik akibat kebijakan tersebut.

Terpantau di beberapa pasar tradisional di Klaten, Jawa Tengah, harga cabai mengalami kenaikan. Di Pasar Gede Klaten pada Senin (5/9) harga cabai rawit Rp 60 ribu atau naik Rp 10 ribu per kilogram.

Sementara, cabai keriting yang semula Rp 70 ribu kini naik menjadi Rp 80 ribu, sedangkan cabai merah naik Rp 5.000 menjadi Rp 70 ribu per kilogram.

“Ya, hari ini harga cabai naik. Kenaikan harga ini bisa jadi akibat dari kebijakan pemerintah menaikkan BBM,” kata Triyanti, salah seorang pedagang di Pasar Gede.

Sempat Mengalami Penurunan

Harga cabai sempat mengalami penurunan, tapi kini merangkak naik lagi. (Antara)

Sebenarnya harga cabai sudah mulai menunjukkan tren penurunan. Namun, harga bahan kebutuhan sehari-hari kembali bergerak naik karena kenaikan harga BBM.

Komoditas cabai yang diperdagangkan di pasar-pasar tradisional di Klaten memang sebagian besar dipasok dari luar Kabupaten Klaten. Kenaikan biaya distribusi inilah yang menjadi sebab perubahan harga cabai di pasar.

Seperti yang kita tahu, pemerintah mengurangi subsidi BBM sehingga harganya mengalami lonjakan. Harga Pertalite yang semula Rp 7.650 menjadi Rp 10.000 per liter, sedangkan Solar yang awalnya Rp 5.150 menjadi Rp 6.800 per liter. Sementara, Pertamax naik dari Rp 12.50 menjadi Rp 14.500 per liter.

Ya, pascakeputusan pemerintah menaikkan harga BBM, setiap hari kita selalu mendengar kabar kenaikan harga barang-barang atau bahan makanan ya, Millens. Jika pemasukkan nggak mengalami kenaikan, mengencangkan ikat pinggang mungkin jadi satu-satunya solusi, ya? Ha-ha. (Siti Khatijah/E03)

Artikel ini telah terbit di Media Indonesia dengan judul Harga Cabai di Klaten Melejit Terdampak Kenaikan BBM.

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: