BerandaHits
Minggu, 9 Mar 2019 14:30

Jangan Bingung, Ini Sebab Hasil Tes Urine Andi Arief Negatif

Pemeriksaan urine Andi Arief menunjukkan hasil negatif dari zat adiktif. (Detikcom/Usman Hadi)

Viral foto tes urine negatif narkoba milik Andi Arief di media. Padahal beberapa waktu lalu hasil pemeriksaan urine politisi partai Demokrat ini dinyatakan positif. Apa yang menjadi penyebabnya?

Inibaru.id - Andi Arief yang 3 Maret lalu ditangkap karena kedapatan menggunakan sabu, kini dikabarkan negatif narkoba. Kepala Bagian Humas Badan Narkotika Nasional (BNN), Kombes Sulistyo Pudjo Hartono pun memberi penjelasan. Hal ini bisa terjadi lantaran zat narkoba memiliki rentang waktu tertentu agar dapat dideteksi. Kalau sudah lewat ya sudah sulit teridentifikasi.

"Kalau darah bisa sehari dua hari enggak kebaca. Kalau air seni itu tiga hari. Rambut bisa lewat dari tiga hari," kata Pujo dilansir dari Medcom, Sabtu (9/3).

Metode pengecekan zat narkoba bisa dilakukan dengan beberapa cara, lo. Di antaranya melalui air seni, darah, dan rambut. Ketiganya tentu memiliki rentang waktu yang bebeda-beda. Hal inilah yang membuat hasil tes narkoba yang dilakukan kepada Andi Arief pada 8 Maret kemarin menunjukkan hasil negatif.

Sebelumnya setelah digrebek di kamar hotel Pennisula, Minggu (3/3) lalu, Andi Arief dinyatakan positif mengonsumsi sabu-sabu. Saat itu hasil tes urin mantan Wasekjen Demokrat ini positif narkoba. Namun beredar foto hasil pemeriksaan urin yang menunjukkan kebalikannya. Di kop surat bertulis Rumah sakit Ketergantungan Obat (RSKO).

Meski begitu, Andi Arief tetap harus menjalani rehabilitasi, sesuai dengan rekomendasi Tim Assesmen Terpadu (TAT) BNN. "Kita tetap mengacu kepada undang-undang yang harus ditaati, yaitu wajib direhabilitasi," tegas Pudjo. Gimana? Sudah paham kan kenapa hasilnya berbeda? (IB27/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: