BerandaHits
Selasa, 28 Feb 2022 12:57

Harga Gas Naik Kemarin; BBM Segera Menyusul?

Kekhawatiran efek perang Rusia-Ukraina, harga BBM bakal ikut naik usai harga gas naik? (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Efek Perang Rusia-Ukraina terhadap kenaikan harga BBM mulai dikhawatirkan banyak pihak. Setelah harga gas naik kemarin, mungkinkah BBM juga segera menyusul?

Inibaru.id – Harga gas naik mulai Minggu (27/2/2022) kemarin. Namun, bukan gas melon a.k.a gas LPG 3 kg yang mengalami kenaikan, melainkan gas non-subsidi 5,5 kg dan 12 kg, sebagaimana diungkapkan PT Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading dari PT Pertamina.

Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga SH C&T Irto Ginting menyebut kedua jenis gas non-subsidi itu mengalami kenaikan harga menjadi Rp 15.500 per kilogram. Penyebab kenaikan ini adalah kondisi terkini dari industri minyak serta gas dunia.

Irto juga menambahkan, pihaknya nggak memungkiri bahwa kenaikan ini juga disebabkan oleh perang Rusia–Ukraina lantaran kedua negara tersebut merupakan penghasil energi bumi.

“Kami masih memonitor dampak perang Rusia–Ukraina terhadap harga CPA (Contract Price Aramco),” ungkap Irto, Minggu (27/2).

Oya, CPA biasa menjadi tolok ukur harga harga minyak dan gas dunia. Sebelum perang Rusia dengan Ukraina dimulai pada Kamis (24/2) lalu, harga CPA sudah mencapai 775 Dollar AS/metrik ton atau naik 21 persen dari harga rata-ratanya sepanjang 2021.

Di Jakarta, harga Elpiji 5,5 kg Bright Gas mencapai Rp 88 ribu, sedangkan Elpiji 12 kg mencapai Rp 187 ribu; yang juga berlaku di sejumlah kota di Jawa. Sementara, di luar Jawa harganya bahkan lebih mahal. Misalnya, Bright Gas 5,5 kg di Maluku mencapai Rp 114 ribu, sedangkan Elpiji 12 kg Rp 243 ribu.

BBM Juga Bakal Naik?

Harga gas non-subsidi sudah naik. (Twitter/PT_KrangganBiru)

Perang Rusia dengan Ukraina diyakini bakal membuat harga BBM naik. Hal ini diungkap oleh pakar ekonomi dan energi dari UGM Yogyakrta Fahmy Radhi. Indikatornya, sejak 2014, baru kali ini harga minyak dengan patokan internasional Brent tembus hingga 100 Dollar AS per barel.

Fahmy pun menyarankan pemerintah dan Pertamina untuk mencermati hal ini. Dia merekomendasikan tiga opsi, yakni menghapus BBM Premium bersubsidi, mengalihkan subsidi dari BBM Premium ke Pertalite agar Pertalite nggak naik, atau menaikkan Pertamax sesuai dengan harga pasar.

Masalahnya, isu di lapangan semakin liar lantaran pada Senin (21/2) lalu Kementerian ESDM justru mengatakan, kebutuhan BBM Indonesia hanya bisa dipenuhi untuk 21 hari ke depan, yang langsung disikapi sebagai awal dari kelangkaan dan kenaikan harga BBM. Padahal, menurut Kementerian ESDM hal ini wajar saja.

“Stok BBM RI saat ini sudah mencapai target. Target 23 hari, ini 21 hari,” ujar Dirjen Minyak dan Gas Kementerian ESDM Tutuka Ariadji, Senin (21/2).

Dia pun memastikan pasokan BBM di Indonesia nggak bakal begitu terdampak perang Rusia-Ukraina. Meski begitu, jika ada efek domino yang berdampak pada pasokan BBM di Timur Tengah serta Afrika, tepatnya Nigeria, bisa jadi bakal ada dampak bagi pasokan BBM Tanah Air.

Duh, semoga saja harga BBM nggak ikut naik, ya Millens? (Cnb, Lip, Kom, Det/IB09/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: