BerandaHits
Selasa, 26 Mei 2025 17:54

Gubernur Jateng Kunjungi Demak, Janji Tangani Rob Sayung Secepatnya

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat meninjau rob Sayung Demak. (Humas Jateng)

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi berjanji akan segera menyelesaikan masalah banjir di Kabupaten Demak, termasuk persoalan rob Sayung yang belum terselesaikan hingga kini.

Inibaru.id - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung lokasi rob di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, para Minggu (25/5/2025). Tujuannya, untuk segera memetakan rencana penyelesaian jangka pendek yang cepat dengan normalisasi sungai di wilayah Sayung.

"Untuk mengatasi itu (rob), saya tidak pengin berlama-lama. Maka, ada penyelesaian jangka dekat dan panjang. Dalam jangka pendek, langkah antisipasi yang dilakukan di antaranya adalah normalisasi sungai secepatnya," tegas Luthfi saat meninjau banjir di bilangan Sayung.

Terkait normalisasi itu, pihaknya sudah koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Selanjutnya, proses itu akan didalami lagi dengan upaya koordinasi lanjutan terkait rencana aksi riil di lapangan, mengingat rob Sayung sejatinya sudah terjadi menahun dan penyelesaiannya terlalu lama.

“Saya lihat parah sekali, apalagi dari tahun ke tahun kayak begini terus. Saya dulu pernah lihat ke sini pas jadi Kapolda. Sekarang masih seperti ini, kan malu?" ucap dia.

Wacana Giant Sea Wall

Dalam upaya penanganan jangka panjang rob Sayung ini, wacana pembuatan giant sea wall kembali mencuat. Luthfi menjelaskan, solusi ini merupakan hasil koordinasi dirinya dengan pemerintah pusat, yang dalam hal ini diwakili oleh ini Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen-PU).

"Giant sea wall jadi salah satu alternatif yang palig utama. Sudah masuk proyek strategis nasional (PSN), tapi diperkirakan baru selesai pada 2027," terang Luthfi. "Sedangkan untuk jangka pendek, kami akan lokalisasi masyarakat yang terdampak, kalau perlu mempersiapkan pompa berikut tanggul di masing-masing kampung.”

Untuk saat ini, dia mendesak pihak terkait agar segera memastikan ketersediaan bantuan pokok untuk masyarakat, baik dalam hal layanan kesehatan, keperluan sekolah, dan kebutuhan lain. Didampingi Bupati Demak Esti'anah, dia mengaku sudah memerintahkan semua yang berkepentingan untuk merapat.

"Saya sudah perintahkan semua pihak terkait untuk datang ke sini (lokasi bencana)," tegasnya.

Curah Hujan Tinggi dan Air Pasang

Luthfi menilai, banjir yang menimpa Demak kali ini merupakan puncak dari rangkaian peristiwa rob yang terjadi di Sayung, yang didorong oleh El Nino panjang di Jawa Tengah. Ini mengakibatkan curah hujan tinggi disertai naiknya air pasang, lalu diperparah dengan adanya penurunan muka tanah.

Sementara itu, saat peninjauan di lokasi, Luthfi sempat melihat tempat pompa di Dusun Lengkong, Desa Sayung. Luthfi terkejut karena ia mendapatkan laporan dari petugas bahwa pompa nggak bisa difungsikan secara maksimal karena kekurangan bahan bakar.

Pompa hanya dipakai ketika air rob benar-benar dalam posisi puncak, tapi akan segera dimatikan setelah agak surut untuk menghemat pemakaian solar. Selain itu, Luthfi juga mengaku menemukan ada satu pompa yang rusak sejak pemakaian pertama.

"Saya instruksikan Bupati Demak dan dinas terkait untuk kirim bantuan bahan bakar solar. Jangan sampai kejadian serupa terulang agar penanganan rob bisa maksimal," tandasnya.

Banjir rob Sayung telah lama dianggap sebagai kejadian rutin yang dianggap lazim oleh masyarakat setempat. Namun, bukan berarti warga nggak berharap bencana itu sirna dan hidup mereka kembali berjalan dengan normal. Jadi, semoga situasi ini segera teratasi, baik dalam jangka pendek maupun panjang. (Murjangkung/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: