BerandaHits
Jumat, 27 Jun 2019 12:07

Gelombang Tinggi Masih Menerjang Pantai Selatan Jawa

Gelombang tinggi di pantai selatan Jawa. (Wartanasional)

Peringatan gelombang tinggi di Pantai Selatan Jawa Tengah dan DIY kembali diperpanjang hingga 30 Juni 2019. Para pelaut hingga wisatawan diimbau untuk lebih waspada.

Inibaru.id – Gelombang tinggi masih akan menerjang Pantai Selatan Pulau Jawa, tepatnya yang ada di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Tinggi gelombang kali ini diperkirakan bisa mencapai 4 hingga 6 meter.

Melalui akun Instagram resminya, @bmkgjateng, Badan Meteorologi, Klilatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Tengah menyebut gelombang tinggi berpeluang terjadi di perairan serta samudra di selatan wilayah Kabupaten Cilacap, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Purworejo, dan di selatan wilayah Provinsi DI Yogyakarta. Peringatan gelombang tinggi dikeluarkan dari 27 Juni 2019 pukul 07.00 WIB hingga 30 Juni 2019 pukul 07.00 WIB.

Gelombang tinggi ini terjadi akibat adanya pola sirkulasi angin di Samudra Hindia, tepatnya di bagian barat Kepulauan Mentawai, Sumatera Berat. Selain itu, ada pusat tekanan rendah 1008 hPa yang berlokasi di Samudera Pasifik, tepatnya di utara Papua.

Kecepatan angin tertinggi terpantau ada di perairan barat Lampung dan bagian selatan Selat Sunda. Kondisi ini juga terjadi di perairan selatan Provinsi Banten hingga Jawa Barat, di Selat Karimata, dan Laut Arafuru.

BMKG pun memberikan peringatan bagi masyarakat yang akan melakukan pelayaran karena adanya risiko tinggi bagi keselamatan. Sebagai contoh, pelayaran dengan perahu nelayan mendapatkan peringatan karena kecepatan angin melebihi 15 knot dengan gelombang melebihi 1,25 meter.

Kapal tongkang juga diimbau lebih berhati-hati karena kecepatan angin melebihi 16 knot dengan gelombang melebihi 1,5 meter. Pengguna kapal ferry pun diperingatkan untuk lebih waspada karena kecepatan angin melebihi 21 knot dengan tinggi gelombang melebihi 2,5 meter dan kapal berukuran besar layaknya kapal kargo atau kapal pesiar karena kecepatan angin melebihi 27 knot dan gelombang melebihi 4 meter.

Jika Millens mau pergi berlibur ke pantai selatan Jawa, sebaiknya berhati-hati ya. Jangan sembarangan berenang karena ada kemungkinan gelombang tinggi. (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: