BerandaHits
Jumat, 30 Apr 2020 19:50

Enak Sih, Tapi Sebaiknya Jangan Makan Mi Saat Sahur, Deh

Mi instan. (Shutterstock)

Saat sahur, kamu pasti malas untuk masak yang ribet. Salah satu pilihan makanan yang mudah dibuat dan mengenyangkan adalah mi instan. Sayangnya, makanan ini ternyata nggak direkomendasikan saat sahur, lo. Apa alasannya, ya?

Inibaru.id - Mi instan Indonesia memang dikenal luas sangat nikmat dan mengenyangkan. Mi instan juga mudah untuk dibuat. Hal ini membuat banyak orang yang sengaja membuatnya sebagai santapan saat sahur.

Mi instan dianggap cocok untuk dikonsumsi saat sahur karena rasanya yang enak. Apalagi jika dinikmati saat masih hangat. Hal ini tentu cocok untuk melawan suhu dingin di dini hari. Hanya, pakar kesehatan justru menyebut kebiasaan makan mi instan bisa membuat kamu lemas dan kurang bertenaga saat berpuasa, lo.

Pakar diet dari Mount Elizabeth Hospital Seow Vi Vien menyebut mutu gizi mi instan harus benar-benar diperhatikan. Hal ini disebabkan oleh kandungan lemak jenuhnya yang sangat tinggi. Selain itu, banyak orang yang nggak menyadari tingginya kadar sodium di dalamnya. Padahal, sudah menjadi rahasia umum jika sodium adalah biang keladi dari peningkatan tekanan darah.

mi instan tidak cocok untuk sahur (Flickr/devika_smile)

Sebagai informasi, di dalam satu bungkus mi instan terdapat sodium atau natrium hingga 1.700 mg atau sekitar 85 persen dari batasan asupan sodium harian yang disarankan. Selain risiko hipertensi, jika kamu memakannya berlebihan, bisa jadi akan menyebabkan berat badan naik.

Meski mengenyangkan, Vien menyebut mi instan ternyata miskin serat, protein, vitamin, dan mineral. Hal ini berarti, makan mie instan nggak bisa dijadikan pengganti makanan sehat seperti nasi dan lauk pauknya.

Rendahnya asupan serat juga membuat energi yang dihasilkan mi instan nggak mampu bertahan lama. Bahkan, meskipun sudah memakannya hingga dua bungkus saat sahur, tetap saja kamu akan merasa lemas.

Melihat fakta ini, sebaiknya kamu nggak sering-sering makan mi instan saat sahur. Jika memang sangat ingin memakannya, pastikan untuk memberikan bahan tambahan sehat lainnya seperti daging ayam, telur, dan sayuran. Diharapkan, hal ini bisa menambah energi kamu untuk berpuasa.

Kamu suka makan mi instan saat sahur nggak nih, Millens. Jika iya, mulai kurangi konsumsinya ya? Biar puasa kamu tetap kuat. (Oke/IB24/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: