BerandaHits
Senin, 31 Agu 2025 18:13

DPR Bakal Kerja Tanpa Tunjangan Jumbo dan Kunker Luar Negeri

Prabowo menyampaikan DPR bakal mencabut tunjangan DPR-moratorium kunjungan kerja luar negeri. (Dok. Sekretariat Kabinet)

DPR akhirnya berencana mencabut tunjangan jumbo dan menghentikan kunjungan kerja ke luar negeri. Langkah ini disebut sebagai respons atas gelombang kritik dan protes masyarakat.

Inibaru.id – Sorotan publik soal tunjangan anggota DPR yang kelewat besar dan hobi kunker ke luar negeri akhirnya disikapi Presiden Prabowo Subianto. Usai bertemu dengan pimpinan MPR, DPR, DPD, dan para ketua umum partai politik di Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (31/8/2025), Prabowo memastikan ada gebrakan baru dari para wakil rakyat.

“Para pimpinan DPR menyampaikan akan dilakukan pencabutan beberapa kebijakan DPR RI, termasuk besaran tunjangan anggota DPR dan juga moratorium kunjungan kerja ke luar negeri,” ungkap Prabowo.

Langkah ini dianggap sebagai respons nyata atas suara masyarakat yang geram melihat betapa besarnya fasilitas dewan. Bayangkan saja, setiap anggota DPR mendapat tunjangan rumah senilai Rp 50 juta per bulan. Belum lagi deretan perjalanan luar negeri yang kerap dinilai lebih mirip plesiran ketimbang urusan kerja.

Nggak heran kalau dalam beberapa pekan terakhir, unjuk rasa bermunculan di berbagai daerah. Aksi itu bahkan sempat berujung ricuh karena publik menilai kebijakan DPR sudah kelewatan.

Keputusan ini diambil sebagai respons suara masyarakat. (CNBC)

Prabowo juga menambahkan, ketua umum partai politik telah mengambil sikap tegas. Mulai 1 September 2025, mereka akan memberi sanksi kepada anggota DPR yang kerap bikin gaduh lewat pernyataan kontroversial.

Pertemuan penting ini dihadiri jajaran elite politik, mulai dari Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR Puan Maharani, Ketua DPD Sultan B Najamudin, hingga para ketua umum partai besar seperti Megawati Soekarnoputri (PDI-P), Bahlil Lahadalia (Golkar), Muhaimin Iskandar (PKB), Surya Paloh (Nasdem), Zulkifli Hasan (PAN), Edhie Baskoro Yudhoyono (Demokrat), dan Sekjen PKS Muhammad Kholid.

Nah, kalau benar-benar terealisasi, pencabutan tunjangan jumbo dan moratorium kunker ini bisa jadi titik balik untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap DPR. Semoga kebijakan ini konsisten dan membawa perubahan besar ya, Gez. (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: