BerandaHits
Jumat, 17 Apr 2025 17:05

Dorong Kesejahteraan Peternak dan Petani, Pemerintah Diminta Fokus pada Bibit Berkualitas

Ketua DPRD Jateng Sumanto saat menghadiri Forum OPD Renstra 2025-2029 dan Renja 2026 Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Jawa Tengah di Dreamlight World Media Ungaran, Kamis (17/4/2025). (DPRD Jateng)

Ketua DPRD Jateng Sumanto menekankan pentingnya peran pemerintah dalam menyediakan bibit ternak dan tanaman berkualitas sebagai kunci utama keberhasilan petani dan peternak.

Inibaru.id – Keberhasilan petani dan peternak sangat bergantung pada ketersediaan bibit unggul. Untuk itu, pemerintah pun didorong untuk terus melakukan riset dan pengembangan guna menghasilkan bibit ternak maupun tanaman yang berkualitas tinggi.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto, usai menghadiri Forum OPD Renstra 2025–2029 dan Renja 2026 Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Jawa Tengah yang berlangsung di Dreamlight World Media, Ungaran, Kamis (17/4/2025). Acara ini mengangkat tema Ternak Jateng Urip dan Nguripi (Teja Ungu).

“Penyediaan bibit berkualitas, baik ternak maupun tanaman apapun termasuk padi harus dilakukan oleh pemerintah. Karena 70 persen keberhasilan peternak dan petani ada pada bibit yang kualitasnya bagus,” ungkap Sumanto.

Dalam kesempatan itu, dia menekankan pentingnya riset berkelanjutan di bidang pembibitan, mengingat tantangan pertanian dan peternakan semakin kompleks seiring kemajuan zaman.

Menguji Hasil Riset

Selain Sumanto, hadir pula Plt Kepala Disnakkeswan Jawa Tengah Ignatius Haryanta Nugraha. (beskab hijau). (DPRD Jateng)

Sumanto juga mengingatkan agar nantinya hasil riset diuji terlebih dahulu sebelum disalurkan ke masyarakat.

“Pemerintah harus uji coba dulu hasil risetnya. Setelah itu baru diserahkan kepada petani dan peternak,” katanya.

Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa kebijakan pemerintah semestinya berorientasi pada peningkatan kesejahteraan petani dan peternak. Langkah-langkah seperti penyediaan bibit unggul, pemberian subsidi, hingga peningkatan harga jual hasil produksi dinilai sebagai kunci keberhasilan.

“Produksi daging dan susu di Jawa Tengah menempati peringkat kedua se-Jawa. Tapi yang utama bagaimana itu terus ditingkatkan, agar bisa menjadi bagian kesejahteraan petani dan peternak,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Disnakkeswan Jawa Tengah, Ignatius Haryanta Nugraha, menyebutkan bahwa kebutuhan bibit unggas saat ini sudah terpenuhi berkat industri pembibitan yang sudah berjalan dengan baik. Namun, untuk ternak lokal jenis ruminansia, menurutnya, masih dibutuhkan upaya lebih besar.

“Tapi untuk ternak-ternak ruminansia, ternak lokal perlu effort (upaya) bagaimana kita untuk pengadaan bibit ternak yang berkualitas. Di situlah peran pemerintah, kita memiliki UPT-UPT untuk menghasilkan bibit ternak dalam bentuk sperma beku yang kita jual kepada masyarakat dengan harga yang sangat murah,” jelasnya.

Ignatius menambahkan bahwa jenis ternak yang dikembangkan meliputi sapi, kambing, itik, hingga ayam. Pihaknya juga menjamin mutu bibit sebelum didistribusikan ke masyarakat.

“Kita juga melakukan pendampingan kepada peternak agar mereka bisa menerapkan prinsip good breeding practice, sehingga ternak yang dihasilkan betul-betul layak untuk dikembangkan sebagai ternak bibit yang ada di Jawa tengah,” ungkapnya.

Kalau menurutmu, apa langkah nyata pemerintah untuk mendampingi para petani dan peternak agar hasil produksi mereka meningkat, Millens? (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: