BerandaHits
Sabtu, 29 Nov 2019 15:28

Diskon dan <em>Cashback</em>, Cara Bakar Uang OVO yang Bikin Lippo Grup Menyerah

OVO. (id.techinasia)

Dua pertiga saham OVO yang dimiliki Lippo Group dilepas. Mereka mengaku sudah nggak kuat 'bakar uang' demi layanan uang elektronik ini. Sebenarnya, seperti apa sih yang dimaksud dengan 'bakar uang' ini?

Inibaru.id – Pemilik Lippo Group, Mochtar Riady, memilih untuk melepas dua pertiga sahamnya dari OVO. Dia mengaku sudah nggak kuat untuk terus ‘bakar uang’ demi layanan dompet elektronik tersebut.

CNN Indonesia, Jumat (29/11/19) menulis, sebelumnya, Lippo Group adalah pemegang saham utama sehingga harus selalu merogoh kocek paling besar demi ‘membakar uang’. Ditambah dengan OVO yang juga belum mendapatkan keuntungan, keputusan untuk melepas sebagian saham ini dianggap tepat.

Pengamat Ekonomi Digital, Heru Sutadi menyebut seluruh perusahaan start up unicorn di Indonesia dengan valuasi lebih dari US$1 miliar seperti OVO masih merugi. Pengeluaran terus bertambah akibat perusahaan terus memberikan diskon atau cashback demi menarik pelanggan.

Bakar uang dengan menawarkan berbagai diskon, promo dan layanan gratis ini membuat perusahaan kepayahan. Nggak heran, keuntungan tak kunjung bisa didapatkan.

Pakar ekonomi lainnya, Doddy Ariefianto dari Universitas Bina Nusantara justru memiliki pendapat yang berbeda. Baginya, strategi ‘bakar uang’ adalah satu-satunya cara yang bisa dilakukan fintech demi menggaet pasar.

Nggak hanya OVO, fintech pembayaran lain seperti GoPay, Dana, serta LinkAja juga masih ‘membakar uang’ dengan memberikan diskon besar-besaran bagi para penggunanya.

“Industri ini kan sebenarnya masih baru, masih mencari ceruk pasar. Bakar uang ini memberikan kekuatan tersendiri untuk bertahan dan menarik pasar dulu,” ucap Doddy.

Sayangnya, belum jelas kapan para perusahaan fintech pembayaran ini bisa menghentikan tawaran diskon dan cash back yang memanjakan masyarakat ini. Hal ini berarti, bisa dipastikan para investor belum mendapatkan keuntungan dalam waktu dekat.

Sementara itu, CCO DANA, Chrisma Albandjar menyebut strategi ‘bakar uang’ ini sebagai langkah agar perusahaan berkembang dalam waktu singkat. Hal ini juga dianggap bisa mengedukasi masyarakat untuk melakukan transaksi non-tunai. Baginya, uang yang ‘dibakar’ ini termasuk murah.

“Uang yang dikeluarkan untuk edukasi melalui promo ini jauh lebih murah, mengingat waktu singkat yang kami butuhkan untuk berkembang,” ujarnya.

Sobat Millens juga suka pakai poromo dan diskon uang elektronik? (IB09/E06)

 

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: