BerandaHits
Jumat, 26 Mar 2020 17:13

Deadline 30 Maret, Pembangunan Ruang Isolasi Tambahan di Kota Semarang Dikebut

Ranjang pasien sudah tiba di Rumah Dinas Wali Kota yang dijadikan ruang isolasi tambahan. (Inibaru.id/ Audrian F)

Ruang isolasi tambahan yang disiapkan oleh Hendrar Prihadi yakni di Rumah Dinas Wali Kota dan di Gedung Diklat Sambiroto tampak terus dikebut. Pasalnya Wali Kota Semarang tersebut sudah memberi deadline 30 Maret.<br>

Inibaru.id - Untuk menanggulangi lonjakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berupaya menambah ruang isolasi di luar rumah sakit. Lokasi yang digunakan antara lain seperti Rumah Dinas Wali Kota dan di Gedung Diklat Sambiroto, Kota Semarang.

Pada Kamis (26/3) tampak sejumlah pekerja bangunan melakukan gerak cepat. Alat-alat kesehatan serta sejumlah fasilitas pun sudah tiba seperti ranjang dan kipas angin. Tinggal menunggu ruangan jadi kemudian dipasang. Semua harus rampung pada 30 Maret mendatang sesuai instruksi sang wali kota.

Para pekerja harus mempercepat pekerjaannya agar pada 30 Maret bisa digunakan. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>

Ruang isolasi tersebut luas ruangannya nggak paten. Sebab dibangun dalam kondisi darurat dan sesegera mungkin jadi.

Selain itu juga memaksimalkan ruangan yang memang nggak dibangun untuk ruang perawatan. Ukuran ruangan bervariasi karena menyesuaikan luas ruangan. Menurut pengamatan saya, ukuran kamar bersekat ini berukuran 2mx1m hingga 2mx2m. Cukuplah untuk menampung satu pasien.

Hendi pun dalam keterangannya pada Senin (23/3) menerangkan kalau di Rumah Dinas bakal ada 110 ruangan sementara di Gedung Diklat ada 95.

Aula Rumah Dinas Wali Kota nggak lama lagi bakal menjadi ruang isolasi. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>

“Ruang isolasi tambahan itu untuk menambah kurangnya ruang isolasi yang ada di rumah sakit rujukan seperti Kariadi,” ujarnya.

Adanya kedua ruang isolasi tersebut juga berhubungan dengan lokasi. Kalau Rumah Dinas diperuntukkan untuk warga Semarang Barat. Sementara untuk Gedung Diklat selain dekat dengan Rumah Sakit Wongsonegoro, juga untuk warga Semarang Timur.

Kipas angin sudah tiba di Gedung Diklat Sambiroto. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>

"Ruang gedung Diklat di Sambiroto juga bisa dimanfaatkan untuk menampung warga yang ada di perbatasan dengan kabupaten Demak,” kata Hendi.

Semoga ruang isolasi tersebut bisa selesai sesuai target ya, Millens. (Audrian F/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: