BerandaHits
Rabu, 7 Feb 2023 17:00

Cegah Pernikahan Dini, KUA Diminta Lakukan Edukasi ke Sekolah

Penasihat Dharma Wanita (DWP) Kementerian Agama Eny Retno Yaqut meminta KUA ikut bergerak mencegah perkawinan anak. (Dok. Kemenag)

Butuh kematangan pikiran dan kesiapan fisik untuk melakukan pernikahan. Sayangnya, di Indonesia angka pernikahan dini masih tinggi. Oleh karena itu Kementerian Agama meminta KUA melakukan edukasi ke sekolah.

Inibaru.id - Angka pernikahan di bawah umur di Indonesia masih tinggi. Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kamaruddin Amin mengungkapkan pada 2021 tercatat lebih dari 95 ribu pernikahan dini di bawah 19 tahun di seluruh Indonesia.

"Pernikahan dini banyak memberikan dampak, seperti terjadinya perceraian dini, pengasuhan yang tidak sempurna, dan juga berpotensi melahirkan keluarga-keluarga stunting yang merupakan tantangan atau masalah Indonesia berikutnya," ujar Kamaruddin.

Dari fakta tersebut, Penasihat Dharma Wanita (DWP) Kementerian Agama Eny Retno Yaqut mencoba memberikan solusi. Eny meminta KUA ikut bergerak mencegah perkawinan anak. Dia menyebut penyuluh agama dari KUA bisa bekerja sama dengan Dinas Pendidikan setempat.

"Jadi, kita harus jemput bola. Enggak bisa lagi kita mengharapkan remaja datang ke KUA untuk konsultasi," kata Eny dalam seminar "Cegah Kawin Anak" dikutip dari laman Kemenag, Selasa (7/2/2023).

Dia menyebut penyuluh agama dari KUA bisa membagikan modul-modul pencegahan kawin dini kepada remaja di sekolah. Kemudian, dimasukkan ke salah satu media pembelajaran.

"Hari gini mereka lebih suka googling, untung jika website-nya benar, takutnya mereka membaca dari website yang salah," tutur Eny.

Eny mengingatkan perkawinan anak memiliki peluang sangat besar untuk mengalami hal-hal tidak diinginkan. Seperti kekerasan fisik, psikis, seksual, dan penelantaran.

Namun, dia nggak memungkiri banyak permasalahan yang ditemui di KUA menghadapi cegah kawin anak. Apabila disetujui tingkat dispensasi tinggi, namun bila nggak disetujui juga menjadi masalah.

"Karena kalau anak hasil hubungan itu sudah terlanjur lahir, maka akan menimbulkan problem baru dengan pencatatan dan lain sebagainya," tutur Eny.

Ya, problematika nikah muda ini memang rumit dan butuh langkah antisipasi sejak awal ya? Semoga upaya edukasi yang dilakukan KUA memberikan pengaruh yang baik. (Siti Khatijah/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: