BerandaHits
Sabtu, 13 Agu 2021 17:24

Cegah Bosan di 'Pengasingan', Lakukan Hal Positif Selama Jalani Isoman

Beberapa pasien covid-19 merasa bisa lebih produktif selama isoman. (Inibaru.id/ Bayu N)

Melakoni isolasi mandiri tak ubahnya seperti tengah berada di pengasingan. Biar nggak bosan, cobalah lakukan berbagai hal positif sebagaimana para anak muda ini!

Inibaru.id - Hikikomori atau mengurung diri di kamar selama berbulan-bulan menjadi hal menarik di Jepang. Konon, 1,2 persen penduduk di sana pernah mengalaminya, yang sebagian besar di antaranya berusia 20-29 tahun. Ini agaknya sangat bertentangan dengan masyarakat di sekitar kita.

Memang, belum ada riset yang membuktikannya. Namun, berjubelnya tempat nongkrong di sekitar kita sepertinya bisa menjadi asumsi bahwa fenomena itu belum "menjangkiti" anak muda negeri ini.

Bukti lain? Ehm, sulitnya pemerintah menyuruh warganya berdiam diri di rumah selama pandemi Covid-19 dan banyaknya orang masih nekat berkerumun di keramaian tentu bisa menguatkan asumsi bahwa hikikomori belum jadi masalah serius di sini. Ha-ha.

Secara pribadi, saya yang sebelum pandemi suka nongkrong juga nggak bisa membayangkan gimana rasanya berdiam diri di rumah dalam waktu yang lama. Setali tiga uang, saya yang belum pernah positif corona juga nggak bisa bayangin harus menjalani isolasi mandiri (isoman) di kamar. Pasti bosan!

Namun, rupanya ini nggak berlaku bagi Dinda, seorang penyintas Covid-19 asal Kota Salatiga. Selama menjalani isoman belum lama ini, perempuan berjilbab tersebut mengaku baik-baik saja. Kebetulan, gejala Covid-19 yang dialaminya nggak terlalu serius, jadi masih bisa banyak beraktivitas.

Selama isoman, Dinda merasa lebih <i>glowing </i>karena jadi lebih rajin <i>skincare-</i>an. (Inibaru.id/ Bayu N)

Dia juga nggak merasakan stres selama isoman sebagaimana dikeluhkan banyak orang, karena pada dasarnya Dinda hobi rebahan. Selama harus berdiam diri di kamar, dia justru bisa melakukan banyak kegiatan positif yang sebelumnya enggan dilakukannya secara rutin, misalnya skincare-an

“Ya kan rebahan sambil main HP terus juga bosan. Jadi, mau nggak mau harus cari kegiatan lain (yang bisa dilakukan di kamar),” celetuk Dinda, "misal pakai skincare."

Dinda yang sebelum dinyatakan positif Covid-19 mengaku cukup malas merawat diri mendadak berubah 180 derajat selama masa isoman. Kegiatan yang sebelumnya nggak terlalu disukainya itu justru kemudian menjadi salah satu aktivitas paling menyenangkan kala itu.

"Dulu mager banget. Eh, sekarang jadi rutin ngerawat kulit wajah menjelang tidur dan setelah bangun," kata perempuan yang merasa kini wajahnya jauh lebih glowing itu, lalu terkekeh. "Jarang keluar rumah, tidur teratur juga. Dulu sering begadang, nggak bagus buat muka, kan?"

Fokus Melakukan Hobi

Manfaatkan waktu isoman, Yusuf kembali menekuni hobi membacanya. (Inibaru.id/ Bayu N)

Yusuf, seorang teman saya yang belum lama ini mengaku positif Covid-19 mengatakan, isoman justru menjadi waktu yang menyenangkan untuk berpuas-puas melakoni hobinya, yakni membaca novel. Karena butuh ketenangan dan suasana kondusif saat membaca, isoman jadi berkah baginya.

Dia yang tinggal di kontrakan bersama teman-temannya mengaku sebelumnya nggak punya banyak waktu untuk membaca karena lebih sering diajak ngobrol atau nongkrong bersama para karibnya tersebut.

"Aku nggak suka main ponsel. Pas belum positif Covid-19 ya lebih sering ngobrol sama teman. Biasanya mereka asal nyelonong masuk kamar,” aku lelaki yang karib disebut Ucup ini.

Kalau sudah ngobrol, dia jadi nggak punya cukup waktu untuk melahap buku bacaan yang disukainya. Namun, kondisi itu berubah saat lelaki yang mengidolakan penulis Jepang Haruki Murakami ini diharuskan menjalani isoman. Dia jadi bisa membaca lebih banyak buku tiap hari.

"Biasa kan ngobrol (sama teman-teman), jadi selama isoman sempat merasa agak kesepian. Biar nggak kesepian, ya sudah, baca novel saja,“ tutur pemuda yang mengaku bisa melahap habis satu novel dalam 2-3 hari tersebut.

Meski sering dilanda kebosanan, isoman juga bisa menjadi waktu yang tepat untuk <i>me time</i>, lo!<i> </i>(Inibaru.id/ Bayu N)

Selama menjalani isoman, melakukan berbagai aktivitas posititf memang diperlukan. Oya, selain Ucup, saya juga punya seorang teman lain yang agaknya tentu bisa jadi inspirasi buatmu yang sedang isoman. Namanya Robi. Alih-alih mager, selama menjalani isoman dia justru mengaku bisa lebih produktif.

"(Selama isoman) bisa lebih fokus menulis artikel untuk pekerjaan sampingan," terang lelaki yang selama isoman mengaku hanya mengalami gejala-gejala ringan tersebut.

Kendati isoman membuat dia labih produktif, pada akhirnya Robi tetap berharap ke depannya dia nggak bakal pernah terjangkit virus yang menyerang sistem pernapasan tersebut lagi. Menurutnya, sehat dan bisa berkegiatan seperti biasa tetap nala; jauh lebih baik ketimbang harus isoman.

Kecuali kamu mau menerapkan hikikomori, sampai kapan pun agaknya isolasi mandiri nggak bakal pernah jadi hal yang menyenangkan, semenarik apa pun situasinya. Maka, segera lakukan vaksinasi dan tetap menjaga protokol kesehatan ya! (Bayu N/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: