BerandaHits
Senin, 6 Nov 2022 17:00

Cari Tahu Sebabnya Agar Kegalauanmu Nggak Berlarut-larut

Sumber galau bisa datang dari urusan pribadi, keluarga, cinta, keuangan, karier, dan masih banyak lagi. (Pixabay)

Ketimbang mengalihkan pikiran dengan menyalakan musik keras-keras atau bepergian yang menguras kantong, galau bisa diatasi dengan mencari tahu sebabnya. Setelah tahu, kita bisa fokus membenahi yang harus dibenahi.

Inibaru.id - Dunia orang dewasa adalah dunia yang penuh dengan kegalauan. Sepakat nggak, Millens? Jika di masa remaja sumber kegalauan hanya sebatas gebetan, tugas sekolah dan datang ke perpisahan sekolah menggunakan baju apa, lain halnya dengan kegalauan kita saat ini.

Kini urusan kehidupan pribadi, keluarga, karier, cinta, pertemanan, keuangan, dan banyak hal lain berpotensi menjadi sebab galau.

Selama hidup kita selalu dihadapkan pada pilihan-pilihan, wajar saja jika kita dihinggapi rasa bingung, khawatir, takut, dan galau. Jika sedang di fase ini, nggak jarang kita menjadi uring-uringan, sensitif, mood naik turun, dan bingung mau berbuat apa.

Sebisa mungkin jangan sampai kita larut dalam kegalauan yang mendalam, ya. Nah, biar hal itu nggak terjadi, salah satu caranya dengan mencari tahu penyebab munculnya rasa galau supaya bisa sesegera mungkin menghalaunya. Inilah beberapa hal yang sering menjadi sumber kegalauan dari kaum dewasa muda seperti kita.

Terlalu Memikirkan Omongan Orang Lain

Kita nggak bisa memaksa orang lain untuk sepakat dan mendukung sesuatu yang kita lakukan. Kita cukup pasang senyum manis sembari melakukan hal yang kita suka. (Pixabay/Absolut Vision)

Orang lain akan punya sejuta cara untuk menilai kita dengan opininya. Kita nggak bisa mengendalikan omongan mereka. Tapi, hal yang di luar kontrol kita itu kadang justru memengaruhi perasaan.

Berhenti risau dan khawatir dengan pendapat orang lain tentang kita. Jangan pula berhenti melakukan hal yang kita suka. Bukankah hanya kita orang yang paling mengerti tentang diri kita sendiri?

Takut Gagal

Perasaan takut gagal itu manusiawi, kok. Tapi sadarilah bahwa kegagalan mungkin banget terjadi pada hidup kita. Jangan sampai ketakutan itu membuat kita berhenti mencoba sesuatu yang baru. Gagal akan membuat kita lebih dewasa dan lebih mawas diri dengan pilihan hidup di masa depan.

Daripada berlarut-larut dalam perasaan takut gagal dan segala macam prasangka negatif, lebih baik kamu memetakan hal-hal yang membuat khawatir. Caranya bisa dengan menulis bentuk kekhawatiran itu dalam buku catatan. Baca lagi tulisan itu dan coret hal-hal yang nggak terlalu penting untuk dipikirkan.

Terjebak di Zona Nyaman

Biasanya karena perasaan takut gagal dan takut mencoba, kita akhirnya terjebak dalam zona nyaman. Berada di zona nyaman dalam waktu yang panjang akan menumpulkan semangat dan membuat hilang gairah dalam menjalani hidup. Di titik inilah biasanya rasa galau akan muncul. Oleh karena itu, kita harus niatkan untuk berkembang dan meningkatkan kualitas diri.

Nggak Realistis

Biar terhindar dari galau, siapkan diri menerima hal terburuk dan siapkan pula solusinya. (Pexels)

Galau juga bisa disebabkan karena kita nggak realistis dengan yang kita cita-citakan. Impian akan menjadi realistis jika dibarengi dengan usaha, kan? Nah, nggak sekadar berusaha, saat mewujudkan impian kita juga harus mempersiapkan diri untuk hal-hal yang buruk. Hal itu tentu akan menghindarkan kita dari rasa galau.

Itu dia beberapa sebab kegalauan yang sering dialami orang-orang milenial. So, segera cari tahu penyebab kegalauanmu ya, Millens! (Kom/IB20/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: