BerandaHits
Minggu, 3 Agu 2019 15:20

BMKG : Waspada Potensi Geelombang Setinggi 6 Meter di Perairan Banten

Ilustrasi gelombang laut. (Pixabay)

Gelombang setinggi empat hingga enam meter berpotensi terjadi di perairan selatan Banten dan beberapa wilayah lainnya. BMKG imbau masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di pesisir perairan Banten untuk tetap waspada.

Inibaru.id – Usai gempa 6,9 SR yabg mengguncang Banten, Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) meluncurkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan Banten. BMKG menginformasikan perairan Banten berpotensi terkena gelombang setinggi enam meter. Peringatan dini ini diberlakukan mulai Sabtu (3/8/2019) hingga Senin (5/8).

Menurut Kepala Deputi Bidang Meteorologi Mulyono Rahadi Prabowo, gelombang tinggi ini berpeluang terjadi di tiga wilayah yakni Perairan Selatan Banten, Samudera Hindia Barat Lampung, dan Samudera Hindia Selatan Jawa Barat

“Ketinggian gelombang diperkirakan mencapai empat hingga enam meter dengan kategori berbahaya. Gelombang tinggi ini berpeluang terjadi di Perairan Selatan Banten, Samudera Hindia Barat Lampung, dan Samudera Hindia Selatan Jawa Barat,” terang Mulyono dalam keterangan pers, Sabtu (3/8).

Mulyono juga mengatakan, ada 24 titik di beberapa daerah lainnya yang juga berpotensi muncul gelombang setinggi 2,5 meter hingga 4 meter dengan kategori berbahaya. Wilayah perairan itu di antaranya terjadi di perairan barat Pulau Simeulue sampai ke Kepulauan Mentawai, Selat Sunda bagian selatan, dan Selat Bali.  

Selain itu, Mulyono menyebut Laut Jawa, Laut Natuna Utara, dan Perairan Sorong Raja Ampat juga berpotensi terkena gelombang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter.

Dengan adanya peringatan ini, Mulyono mengimbau kepada seluruh nelayan dan kapal-kapal pesiar untuk menghindari titik yang berpotensi terkena gelombang tinggi tersebut.

“Untuk masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di sekitar wilayah perairan tersebut harap selalu waspada,” pungkasnya.

Seperti yang dikatan Pak Mulyono, tetap selalu waspada untuk sobat Millens yang tinggal di sekitar wilayah tersebut, ya. (IB18/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: