BerandaHits
Sabtu, 11 Apr 2025 18:35

BMKG: Seminggu ke Depan, Ada Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Indonesia

Ilustrasi: Hujan lebat masih turun pada awal sampai pertengahan April 2025. (Jpnn/Ricardo)

Sebagian wilayah di Indonesia sudah memasuki masa pancaroba jelang musim kemarau. Tapi, BMKG menyebut potensi turunnya hujan lebat dan angin kencang masih tinggi.

Inibaru.id - Jika di tahun-tahun sebelumnya, bulan April biasanya jadi penanda akan mulai datangnya musim kemarau. Frekuensi turunnya hujan mulai berkurang jika dibandingkan dengan saat pergantian tahun. Tapi, pada tahun ini, yang terjadi justru hujan lebat masih kerap turun.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahkan sampai mengeluarkan peringatan dini terkait adanya potensi hujan lebat dan angin kencang yang terjadi untuk seminggu ke depan. Tepatnya dari hari ini, Jumat (11/4) sampai Kamis depan (17/4/2025). Kok bisa sih hal ini terjadi?

Usut punya usut, hal ini disebabkan oleh munculnya bibit siklon tropis 96S yang ada pada bagian barat Laut Arafura, alias nggak jauh dari Kepulauan Tanimbar yang ada di Provinsi Maluku. Bibit siklon ini punya kecepatan maksimum sedang, yaitu 25 knot atau sekitar 46 km/jam serta tekanan udara 1.004 hPa dengan arah laju ke barat daya.

Yang pasti, keberadaan bibit siklon tropis 96S ini sudah cukup untuk bikin sejumlah wilayah seperti Provinsi Maluku bagian selatan, Papua bagian selatan, dan sebagian Nusa Tenggara Timur berpotensi mengalami cuaca buruk untuk seminggu ke depan.

"Wilayah Indonesia bagian selatan dn timur berpotensi mengalami curah hujan yang signifikan," ungkap rilisan resmi BMKG pada media sosial Instagram pada hari ini, Jumat (11/4).

Musim kemarau belum tiba?

Setidaknya sampai pertengahan April 2025, hujan lebat masih berpotensi turun di sebagian wilayah Indonesia. (Antara)

Jika memang pada akhirnya pada awal sampai pertengahan April ini masih ada kemungkinan hujan lebat turun, kapan musim kemarau akan tiba di Indonesia? Terkait dengan hal ini, keberadaan fenomena alam seperti Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Rossby Ekuatorial, Gelombang Kelvin, serta Gelombang Low Frequency bikin potensi pembentukan awan konvektif di sebagian besar wilayah Indonesia masih terus terjadi. Artinya hujan memang masih bisa turun kapan saja.

Meski begitu, sebagian kecil wilayah di Indonesia sudah memasuki pancaroba menuju kemarau, Millens. Nah, layaknya pada tahun-tahun sebelumnya, saat pancaroba, hujan lebat bisa saja turun tiba-tiba dengan tambahan angin kencang atau petir, khususnya pada siang atau sore hari.

Per Jumat (11/4) sampai Minggu (13/4) ini, semua provinsi di Pulau Jawa, NTB, Kalimantan Timur, Maluku, dan Papua Selatan masih berpotensi mengalami hujan lebat. Bahkan, untuk Provinsi Maluku, Papua Selatan, dan NTT, ada potensi terjadi angin kencang.

Setelah itu, pada Senin (14/4) sampai Kamis (17/4), hujan lebat berpotensi hadir di Jawa Barat, Jawa Tengah, NTT, Papua Barat, dan Papua Selatan. Sementara angin kencang bisa hadir di Provinsi Maluku dan NTT.

Yap, meski memang sudah ada beberapa daerah yang memasuki musim pancaroba, ada baiknya kita masih mewaspadai turunnya hujan lebat ya, Millens. Selalu bawa payung atau jas hujan dan jaga kesehatan selalu! (Arie Widodo/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: