BerandaHits
Senin, 10 Mei 2020 12:30

Berita Viral Video Penganiayaan Lelaki Tua di Desa Sukolilo, Warga Menjawab!

Unggahan Facebook yang memicu kehebohan warganet di Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. (Facebook/alifah.nisa.370)

Media sosial sempat dihebohkan dengan berita viral video yang diduga bentuk penganiayaan seorang lelaki paruh baya di Desa Sukolilo, Kabupaten Pati. Namun, apa yang terjadi sebenarnya?

Inibaru.id – Facebook sebagai salah satu media sosial populer di kalangan masyarakat memang menjadi pusat informasi yang cepat dalam menyebarkan berita. Namun, ibarat mata pisau, sisi lain dari platform bikinan Mark Zuckerberg itu adalah akurasi. Salah satunya berita viral penganiayaan seorang lelaki tua di Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Disebarkan kali pertama oleh Alifah Anisa pada 7 Mei 2020 sekitar pukul 12.48 WIB, video itu segera viral dan menjadi pemantik kehebohan warganet. Dalam video, tampak dua lelaki dewasa yang seolah-olah tengah menganiaya seorang lelaki paruh baya di sebuah area musala.

Narasi yang dibubuhkan dalam takarir (caption) Alifah Anisa nggak menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, sehingga masyarakat langsung bereaksi keras dan mengecam tindakan dua orang dalam video yang belakangan diketahui bernama Jarot dan Senen.

Dikonfirmasi pada Jumat (8/5/2020), warga setempat menampiknya. Huda, warga Desa Sukolilo kepada Inibaru.id mengatakan, nggak ada unsur penganiayaan. Lelaki paruh baya yang bernama Slamet itu memang memiliki gangguan jiwa.

“Dua orang yang ada di dalam video itu cuma minta supaya Pak Slamet membersihkan diri karena kondisinya memang berak di celana, terang Huda. "Itu kan musala, takutnya najis. Yo, kesannya kasar dan kurang sopan, tapi itu nggak ada motif penganiayaan sama sekali.”

Membuat unggahan tanpa menyertakan takarir yang tepat tentu bukanlah tindakan yang tepat, termasuk kasus berita viral penganiayaan lelaki tua di Desa Sukolilo tersebut. Semoga kejadian ini bikin warganet lebih bijak ber-medsos ya. Termasuk kamu juga! Ha-ha. (Sitha Afril/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: