BerandaHits
Sabtu, 19 Sep 2025 17:51

Begini Cara Denmark Lindungi Warga dari Ancaman Deepfake

Denmark bakal memiliki Undang-Undang Hak Cipta atas tubuh untuk melindungi dari ancaman deepfake. (iStockphoto)

Denmark bakal memiliki Undang-Undang atas Hal Cipta tubuh, wajah, dan suara. Regulasi ini hadir sebagai upaya melawan ancaman deepfake yang makin meresahkan.


Inibaru.id – Bayangkan kalau wajah, tubuh, bahkan suara kamu resmi dilindungi undang-undang layaknya sebuah karya seni. Itulah yang sebentar lagi akan berlaku di Denmark. Pemerintah negara Skandinavia ini tengah menyiapkan aturan revolusioner: hak cipta atas tubuh warganya sendiri.

Langkah berani ini diambil bukan tanpa alasan. Dunia tengah dilanda gelombang “deepfake”, hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) yang bisa meniru wajah dan suara seseorang dengan sangat realistis. Dari selebritas hingga warga biasa, siapa pun bisa jadi korban. Foto, suara, atau video kita bisa dengan mudah “digandakan” secara digital tanpa izin.

Menteri Kebudayaan Denmark, Jakob Engel-Schmidt, menegaskan perubahan Undang-Undang Hak Cipta ini akan jadi sinyal keras.

“Setiap orang berhak atas tubuh, suara, dan fitur wajah mereka sendiri,” ucapnya.

Dia nggak mau warganya sekadar jadi korban mesin fotokopi digital yang bisa disalahgunakan untuk berbagai kepentingan.

RUU ini telah disetujui seluruh partai di Denmark. (via Nature)

RUU yang sudah mendapat dukungan lintas partai itu disebut bakal jadi regulasi pertama di Eropa yang secara khusus menindak tegas peniruan identitas digital. Kalau disahkan, warga Denmark bisa menuntut platform daring agar menghapus konten deepfake mereka, bahkan menuntut kompensasi bila ada penyalahgunaan.

Menariknya, aturan ini tetap memberi ruang untuk parodi dan satir karena pemerintah sadar kebebasan berekspresi juga penting. Tapi untuk konten manipulatif yang merugikan, jangan harap bisa lolos.

Engel-Schmidt bahkan berharap negara-negara Eropa lain akan mengikuti jejak Denmark. Apalagi, risiko penyalahgunaan AI makin nyata seiring majunya teknologi.

“Kami siap mengambil langkah tambahan jika platform tidak patuh,” ujarnya memberi peringatan keras ke raksasa teknologi.

Kalau regulasi ini benar-benar terwujud, Denmark akan jadi pionir dalam memperjuangkan hak digital warganya. Bukan hanya soal melindungi wajah atau suara, tapi juga menjaga martabat manusia di tengah derasnya arus teknologi.

Wah, kebijakan ini sangat layak diapresiasi ya, Gez? Setuju nggak nih kalau Indonesia mengadopsi aturan ini? (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: