BerandaHits
Jumat, 23 Nov 2023 17:00

Beda Konser, Fan Meeting, Fan Sign, dan Showcase dalam Dunia K-pop?

Aktivitas fan sign yang dilakukan idol K-pop untuk penggemarnya. (iStyle)

Seorang idol K-pop umumnya memiliki aktivitas rutin dalam berinteraksi dengan penggemarnya melalui konser, fan meeting, fan sign, hingga showcase. Tahukah kamu apa perbedaan aktivitas tersebut?

Inibaru.id – Istilah fan meeting, fan sign, showcase, dan konser acap menjadi pembahasan seru di medsos, khususnya di kanal-kanal para penggemar K-pop. Namun, bagi orang yang berada di luar sirkel mereka, istilah ini pastilah terasa asing. Apakah maksud dari istilah-istilah ini?

Sebelum membahasnya satu per satu, perlu kamu tahu bahwa istilah-istilah ini mengacu pada aktivitas solo atau grup idol K-pop untuk berinteraksi dengan para penggemarnya. Jadi, benang merahnya adalah atau "servis" para idol untuk para penggemar mereka.

Kendati sama-sama bagian dari bentuk interaksi idol kepada penggemarnya, pihak managemen akan mengemasnya dalam bentuk yang berbeda-beda. Selain agar variatif, wadah yang berbeda-beda ini dilakukan untuk "menjual" lebih banyak interaksi guna mendulang keuntungan lebih besar.

Lalu, apa perbedaan konser, fan meeting, fan sign, dan showcase ini? Mari kita bahas satu per satu!

Interaksi Idol kepada Penggemarnya

Ilustrasi: Aktivitas dalam fan meeting. (MNET Kcon Official)

1. Konser

Bentuk interaksi ini merupakan yang paling umum. Nggak hanya para idol K-pop, konser juga menjadi sarana menyapa penggemar yang paling jamak dipakai para pemusik di seluruh dunia. Konser yang berlangsung antara 2-3 jam ini umumnya dibuat dengan mewah, disertai aksi panggung yang energetik dan kostum menawan.

Nah, untuk K-pop, konser biasanya juga diramaikan dengan berbagai atribut massal yang dipakai para penonton, misalnya lightstick, bando, hand banner, dan lain-lain. Kehebohan para idol dan penonton K-pop nggak jarang membuat aura konser mereka terasa jauh lebih meriah dan menyenangkan.

Di Indonesia, harga tiket konser K-pop biasanya dibanderol dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Meski terbilang mahal, hampir nggak ada kegiatan konser itu yang sepi penonton, lo! Kebayang kan seberapa garis keras para fan K-pop di negeri ini?

2. Fan Meeting

Skala fan meeting biasanya lebih kecil dari konser. Kendati tetap ada aksi panggung dan sesi menyanyi, durasinya nggak selama konser. Mungkin sekitar satu jam. Panggungnya juga lebih kecil, dengan para penonton ditempatkan di tribun sehingga posisinya cukup dekat dengan para idola mereka.

Seusai menyanyikan beberapa lagu, fan meeting umumnya bakal diikuti dengan sesi tanya jawab. Selain itu, acara tersebut juga nggak jarang disertai dengan gim-gim interaktif yang melibatkan para penonton. Pasti heboh banget penggemar yang ditunjuk untuk main gim bareng idolnya! Ha-ha.

3. Fan Sign

Fan sign biasanya diadakan saat penyanyi solo atau grup idol K-pop merilis album. Dengan mengikuti acara ini, penggemar bisa membeli album terbaru lengkap dengan pembubuhan tanda tangan dari para idolnya.

Saat pemberian tanda tangan, penggemar punya kesempatan untuk bersemuka langsung dengan idol mereka dengan jarak yang cukup dekat. Nggak jarang kesempatan ini dipakai para fan untuk menyapa para idol mereka secara langsung, meski hanya dalam hitungan detik atau menit.

Oya, sesi fan sign umumnya cukup eksklusif dengan jumlah peserta yang terbatas serta aturan yang cukup ketat. Salah satu aturan yang paling sering diberikan adalah dilarang mengambil foto, baik memotret sang idol atau melakukan selfie, di venue.

4. Showcase

Showcase digelar jika ada idol K-pop yang melakukan debut atau comeback dari hiatus. Event yang hanya menjadi "tradisi" di Korsel, meski belakangan ada juga negara lain yang melakukannya, ini dimulai dengan perfom lagu baru, lalu diikuti sesi tanya jawab.

Laiknya fan meeting, showcase biasanya juga dipandu oleh MC. Showcase umumnya ditayangkan di televisi. Namun, dengan sejumlah persyaratan, para penonton juga dipersilahkan untuk menontonnya secara langsung di dalam studio.

Yang ngaku penggemar garis keras K-pop, sudah pernah mengikuti salah satu aktivitas para idol idamanmu belum, nih? (Arie Widodo/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: