BerandaHits
Minggu, 8 Feb 2020 13:42

Beda dengan Ridwan Kamil, Ganjar Nggak Ingin WNI Eks ISIS Dipulangkan

Ganjar Pranowo (Liputan6/Johan Tallo)

Jika Ridwan Kamil pro dengan rencana pemulangan WNI eks ISIS dengan syarat tertentu, Ganjar Pranowo justru menolak. Apa alasannya?

Inibaru.id – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo ikut angkat bicara terkait dengan wacana pemulangan WNI eks ISIS yang kini terlantar di Suriah. Dia mengaku nggak ingin mereka dipulangkan.

Kumparan, Jumat (7/2/20) menulis, Ganjar meminta pemerintah untuk benar-benar menimbang ulang rencana ini.

“Meski ada warga Jateng yang terafiliasi dengan ISIS di luar negeri, namun saya tidak mengharapkan mereka kembali. Yang saya tunggu kembali ke tanah air itu WNI asal Jateng yang sukses di luar negeri. Bukan mereka (anggota ISIS),” terangnya.

Hal ini dia ungkapkan mengingat pengalamannya dalam upaya deradikalisasi eks narapidana teroris. Hingga kini Pemprov Jawa Tengah masih melakukan proses deradikalisasi, khususnya pada eks napite. Ganjar juga mengaku masih menjaga komunikasi dengan para mantan napiter tersebut.

“Dari cerita eks napiter itu, mereka mengatakan betapa bahayanya para eks teroris itu, apalagi kalau tidak ada pembinaan. Makanya kami ngurusi yang sudah ada saja, kami bina mereka. Itu saja sekarang butuh energi banyak, apalagi kalau ketambahan mereka,” lanjutnya.

Ganjar juga menyebut WNI eks ISIS yang terlantar di Suriah seharusnya bukan lagi tanggung jawab pemerintah karena mereka sudah membakar paspor WNI.

Pendapat Ganjar ini berbeda dengan Ridwan Kamil. Gubernur Jawa Barat ini justru menyebut pemulangan WNI eks ISIS boleh-boleh saja dilakukan asalkan dengan syarat tertentu.

“Tapi kami intinya ingin warga kami hidup normal seperti biasanya membangun negeri ini dengan ideologi Pancasila tentunya. Iyalah (akan diterima), kan warga sendiri. Asal insyaf dan tidak lagi melakukan kegiatan ilegal,” pendapat pria yang disapa Kang Emil tersebut.

Rencana pemulangan sekitar 600 WNI eks ISIS ini diungkap oleh Menteri Agama Fachrul Razi. Meski masih dikaji oleh pemerintah, rencana ini langsung memicu pro dan kontra masyarakat. Ada yang menyetujui rencana ini, namun banyak resah karena menganggap mereka bisa menyebarkan paham radikalisme atau memicu keonaran di Indonesia.

Kalau Millens sendiri setuju atau nggak nih jika pemerintah memulangkan WNI eks ISIS? (IB09/E06)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Sekaten, Tradisi Maulid Nabi Warisan Dakwah Wali Songo

25 Agu 2026

Indonesia Mulai Program PLTS, 14 Proyek Jadi Tahap Awal

26 Agu 2026

Wayang Klithik, Wayang Kayu Pipih yang Lahir dari Tradisi Jawa dan Bunyi "Klithik"

27 Agu 2026

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026

28 Agu 2026

ARTOTEL Gajahmada Semarang Hadirkan “Layers of Living”, Pameran Dua Seniman dengan Perspektif Berbeda

28 Agu 2026

Berburu Barang Antik di Solo? Ini 3 Tempat Favorit yang Wajib Dikunjungi Kolektor

29 Agu 2026

Komdigi Larang Operator Hanguskan Sisa Kuota Internet Pelanggan

31 Agu 2026

Manuskrip Al-Qur’an Berusia 180 Tahun dari Aceh Mulai Didigitalisasi

1 Sep 2026

Transaksi Indonesia-Singapura Bisa Pakai Rupiah dan Dolar Singapura Tanpa US$

2 Sep 2026

Prabowo Targetkan Tutup 700 BUMN hingga Akhir 2026

3 Sep 2026

Saat Serayu Jadi Pengantin dalam Prosesi Manten Gethek

4 Sep 2026

Kali Odo Semarang, Sungai yang Justru Deras saat Kemarau

7 Sep 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: