BerandaHits
Sabtu, 16 Jul 2021 12:57

Banyak Obat Antivirus Didapatkan Tanpa Resep Dokter, Bisa Bahaya, Lo

Banyak obat Covid-19 didapatkan tanpa resep dokter. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Kini, banyak orang yang berburu obat Covid-19 di pasaran, termasuk di toko daring. Masalahnya, obat antivirus ini didapatkan tanpa resep dokter. Obat-obatan ini termasuk keras dan bisa membahayakan, lo.

Inibaru.id – Nggak hanya obat-obatan yang didapatkan dari fasilitas kesehatan (faskes), kini banyak orang memburu obat antivirus di apotek atau toko-toko medis lainnya. Obat-obatan ini bahkan bisa didapatkan di toko-toko daring tanpa resep dokter. Meski tujuannya baik yakni demi membantu orang yang terpapar Covid-19 bisa segera sembuh, mendapatkan obat antivirus sembarangan bisa memberikan dampak buruk lo.

Nggak hanya bisa didapatkan di pasaran, ada pihak nggak bertanggungjawab yang mengambil kesempatan ini dengan menimbun obat. Obat-obatan yang kemudian langka tentu bakal mengalami kenaikan harga. Kalau dijual dengan harga lebih mahal, tentu bakal memberi keuntungan. Hal ini sampai membuat Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan meradang.

Masalahnya, kasus Covid-19 di Indonesia sudah sangat tidak terkendali. Pada Kamis (15/7/2021) lalu saja, Indonesia memecahkan rekor kasus penambahan jumlah kasus positif Covid-19 dengan angka 56.757 kasus. Tingkat kematiannya juga masih sangat tinggi, yakni 982 jiwa.

Di sisi lain, rumah sakit dan berbagai fasilitas kesehatan dipenuhi oleh orang-orang yang membutuhkan bantuan kesehatan karena mengalami gejala berat Covid-19. Pasien non-covid bahkan banyak yang sampai kesulitan mendapatkan layanan kesehatan. Oksigen juga sudah habis di berbagai rumah sakit.

Hal ini membuat masyarakat panik obat-obatan untuk Covid-19 juga bakal habis. Obat-obatan ini pun kemudian diburu bersamaan dengan vitamin, susu, hingga minuman dengan kandungan vitamin C yang tinggi.

Masalahnya, sebagian besar obat yang direkomendasikan bagi pasien Covid-19 berlabel merah alias obat-obatan yang harus didapatkan dengan resep dokter. Intinya sih, obat-obatan ini nggak boleh didapatkan atau dikonsumsi dengan sembarangan.

Sejumlah obat untuk Covid-19 berlabel merah dan masuk obat keras. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Sebagai contoh, obat-obatan seperti Favipiravir, Remdesivir, serta Oseltamivir termasuk dalam obat antivirus yang bisa menghambat reproduksi virus yang sudah masuk ke dalam tubuh. Khusus untuk Remdesivir, biasanya hanya diberikan bagi pasien Covid-19 yang mengalami gejala berat.

Nah, contoh lain, obat Dexametason juga diburu banyak orang karena dianggap bisa menyembuhkan pasien Covid-19. Padahal, obat ini berjenis anti-peradangan dan masuk golongan steroid kuat yang bisa menekan sistem imun. Jika nggak dikonsumsi sesuai resep dokter, bisa-bisa obat ini malah memberikan efek samping bagi kondisi kesehatan pasien.

“Seharusnya, sistem imun dulu yang dikuatkan. Dexametason baru diberikan kalau pasien sudah mengalami gejala berat dan mengalami badai sitokin yang berimbas pada peradangan,” ujar Guru Besar Fakultas Farmasi UGM Zullies Ikawati.

Obat ini juga seringkali diberikan pada pasien yang sudah membutuhkan oksigen bantuan dan ventilator.

Selain itu, kalau dosisnya nggak pas, bisa jadi obat-obatan yang dikonsumsi sembarangan ini bisa merusak ginjal atau hati. Dampaknya tentu nggak main-main, Millens?

Jadi, jangan sembarangan mengonsumsi obat antivirus tanpa resep dokter, ya Millens. (Lok/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: